Rabu, 12 Juli 2017 07:28:37
Dilihat sebanyak 1.259 kali

Inspirasi Bisnis Sepatu Anak Pekanbaru Riau

Inspirasi Bisnis Sepatu Anak Pekanbaru Riau
Dunia UKM Inspirasi Bisnis

Inspirasi Bisnis Sepatu Anak Pekanbaru Riau – Sepatu merupakan salah satu produk fesyen yang dimiliki semua kalangan, termasuk anak-anak. Namun, ada beberapa pertimbangan yang dimiliki orang tua sebelum memilih produk alas kaki bagi buah hati mereka.

Rata-rata produk sepatu anak tampil warna-warni nan gonjreng dan aksen gambar karakter kartun. Padahal banyak orang tua menginginkan sepatu trendi sesuai dengan selera fesyen mereka. Jika ada, sepatu tersebut biasanya dijual oleh merk luar negeri dengan harga mahal.

Celah ini dimanfaatkan oleh Gristi Putria Miranti. Di bawah bendera GemsKids, perempuan yang berusia 30 tahun ini merintis bisnis sejak November 2013.

Senada dengan Meida dan Andiva, latar belakang Gristi menekuni bisnis ini bermula dari keinginan dia membuatkan sepatu unik bagi anak kesayangannya. Sebagai pecinta fesyen, dia ingin sepatu anaknya sama dengan alas kaki miliknya. Dia mencari inspirasi model sepatu dari internet yang sekarang sedang digandrungi oleh pencinta fesyen, baik di Indonesian maupun luar negeri.

Awalnya GemsKids hanya menjual sepatu anak-anak. Seiring dengan berjalannya waktu, banyak orang tua yang minta dibuatkan alas kaki yang sama dengan anak mereka. “Kalau menyamakan baju orang tua dan anak sudah biasa. Namun, jika mampu membuat sepatu seragam pasti banyak orang yang tertarik,” ujar lulusan salah satu sekolah fesyen di Bandung, ini.

Meski memproduksi sepatu untuk orang tua dan anak, Gristi memberlakukan dua sistem berbeda. Jika untuk sepatu anak stok selalu tersedia (ready stock), konsumen dewasa harus memesan terlebih dahulu (pre-order) dan menunggu selama 2—3 minggu. Hal ini dilakukan agar jumlah produksi sepatu sesuai pemesanan.

Gristi menyediakan sepatu untuk anak umur 1 tahun—5 tahun dengan ukuran sepatu 21—30. Adapun sepatu untuk orang dewasa yang bisa dipesan mulai dari ukuran 38—43. Dia bisa memproduksi hingga 300 pasang sepatu setiap bulan.

Dia membanderol sepatu GemsKids mulai dari Rp205.000—Rp250.000 untuk sepatu anak-anak dan Rp300.000 untuk sepatu orang dewasa. “Margin keuntungan yang saya dapatkan bisa mencapai 200%.”

Gristi juga memperhatikan proses produksi dan pemilihan bahan baku. Lantaran masih merintis usaha, dia bekerja sama dengan salah seorang perajin sepatu di Banjaran, Bandung. Namun demikian, semua gambar desain masih dia kerjakan sendiri.

Gristi memilih bahan kulit sintetis pada produk GemsKids. “Kulit asli harganya mahal. Saya menggunakan kulit imitasi demi menekan ongkos produksi. Namun, kulit sintetis yang saya gunakan kualitasnya bagus dan bahannya lembut,” katanya. Untuk sol, dia memanfaatkan material karet dan melapisi bagian dalam sepatu dengan busa.

Gristi memasarkan produk GemsKids di dunia maya. Berbekal akun di Instagram, perempuan yang tengah mengandung anak kedua ini rajin menggunggah foto sepatu buatannya ke jejaring sosial tersebut. Bukan itu saja, dia juga memberlakukan format keagenan atau reseller. Kini, Gristi memiliki 16 reseller yang ada di Bandung, Jakarta, Bali, Pekanbaru, Medan, hingga Kalimantan.

Soal peluang, Gristi optimis bisnis sepatu anak-anak handmade sangat prospek. Hal ini tak lain karena jumlah anak-anak baru akan terus bertambah. Bukan itu saja, kian hari makin banyak orang tua muda yang ingin mendandani buah hati mereka.

Kendati peluangnya besar, Gristi tak menampik jumlah pesaing di bisnis ini terus bertambah. Namun demikian, dia tak gentar lantaran setiap produsen memiliki ciri khas model sepatu yang berbeda-beda.

“Walaupun jumlah kompetitornya mulai bertambah, iklim kompetisi alas kaki anak tidak sepadat di bisnis sepatu orang dewasa. Asalkan memiliki ciri khas dan bisa menjaga kualitas, produk kita pasti akan dilirik oleh para orang tua,” kata Gristi Sumber :entrepreneur.bisnis.com

About Reza UKM

Web Development at Riau Web Design | Administrator at UKMRIAU | Mimin at KosNgosan | Still Ngenes With Single Status