Sabtu, 15 April 2017 03:25:01
Dilihat sebanyak 3.253 kali

Bisnis Sate Kelinci di Pekanbaru Riau

Bisnis Sate Kelinci di Pekanbaru Riau
Bisnis Pekanbaru Inspirasi Bisnis Menjalankan Bisnis Modul Bisnis Peluang Bisnis Peluang Usaha Riau Riau Bisnis Tips Bisnis

Bisnis Sate Kelinci di Pekanbaru Riau –  Beberapa hari yang lalu teman R10 bermimpi untuk memulai usaha sate kelinci. Dia bertanya berapa modal yang dibutuhkan untuk memulainya? R10 beritahu yah modal bukan hal pertama yang harus dipikirkan. Hal pertama dan paling penting yang harus dipikirkan adalah PERENCANAAN. Dengan perencanaan yang baiklah usaha kita dapat berjalan.

Distributor daging kelinci tidak sebanyak daging ayam ataupun daging kambing. Jadi sangat penting untuk menemukan distributor daging kelinci. Sepanjang yang R10 tahu daging kelinci memang murah tetapi kebanyakan peternak kelinci lebih senang menjual kelinci hias daripada daging kelinci, karena harga pasar kelinci hias lebih menguntungkan.

Mari anggap anda sudah memiliki daging kelinci dan membuat/memiliki sate kelinci-nya. Bila demikian maka inilah perencanaan usaha sate kelinci.
PERENCANAAN USAHA SATE KELINCI
TARGET MARKET > MARKETING > INVESTASI/COST > ACTIVITY PLAN

Target Market

Target Market adalah pangsa pasar yang hendak kita tuju. Berhubung teman R10 ini konsep jualannya adalah warung tenda maka, hendaknya pilih lokasi berjualan yang strategis. Pilih lokasi yang berdekatan dengan paling tidak salah satu dari daftar berikut.

1. Perkantoran
2. Perumahan
3. Sekolah
4. Pusat Belanja
5. Pusat Wisata Kuliner

Pilihlah lokasi yang ramai dan strategis.
Marketing

Pemasaran jangan dilupakan. Berikut daftar teknik promosi:

1. Flyer

Menyebar flyer di perumahan, perkantoran dan lokasi ramai lainnya misalnya lampu merah atau atm. Untuk perumahan bisa dicoba menitipkan flyer ke agen koran. Pilihlah agen koran yang memiliki banyak pelanggan. Untuk hari, mungkin bisa memilih hari sabtu/minggu saat banyak anggota keluarga berkumpul di rumah.

Beriklan di media cetak juga bisa dijadikan pilihan, lebih bagus lagi bila iklan tersebut muncul di dekat artikel kuliner. Paling mudah adalah beriklan di media cetak kuliner atau media dengan pangsa pasar perempuan (ibu-ibu/wanita karier).

2. Produk

Membuat berbagai macam variasi produk. Bila berjualan dengan konsep warung tenda maka setidaknya memiliki 3-4 variasi produk. Agar pembeli memiliki variasi pilihan. Jangan lupa minuman. Anda bisa menjual minuman sendiri atau bekerja sama dengan pedagang lain (yang menjual minuman).

3. Sistem Penjualan

Dengan konsep warung tenda, maka penjualan berlangsung di tempat. Untuk mendongkrak penjualan mungkin diperlukan sistim penjualan lainnya seperti: pesan antar, melayani katering, menyuplai sate kelinci ke rumah makan, restoran, kantin kantor atau kantin sekolah. Temukan suatu cara agar konsumen dapat menghubungi anda untuk memesan. Misalnya dengan membagikan kartu nama anda berisi nomer telepon/sms/email atau situs (blog).

4. Tempat

Memiliki tempat penjualan yang strategis berarti setengah jalan menuju sukses, akan mudah untuk melakukan promosi walau itu hanya dari mulut ke mulut. Bila anda menerima pesan antar berarti juga harus dipikirkan kendaraan untuk mengantarnya. Motor yang telah dilengkapi box mungkin kendaraan yang tepat. Untuk jasa katering, mungkin anda butuh mobil box.

Investasi atau Cost

Setelah mengetahui Target Market dan Marketing, maka selanjutnya berhitung perkiraan biaya yang dibutuhkan. Kapan kira-kira akan tercapai BEP (balik modal). Semua biaya setidaknya dihitung untuk jangka waktu 6 bulan – 1 tahun kedepan. Biaya-biaya yang harus dikeluarkan antara lain (perkiraan):

1. Biaya promosi

Menyebar flyer atau beriklan di media cetak membutuhkan biaya, seperti biaya pembuatan flyer, biaya cetak, dll.

2. Biaya Sewa Tempat

Semakin strategis lokasi berjualan, maka akan semakin mahal pula biaya sewanya.

3. Biaya Sewa Kendaraan

Untuk mengantar anda berjualan (menuju lokasi) tentu butuh kendaraan, hitunglah harga sewanya. Begitu pula bila melakukan pesan antar/katering, kendaraan yang digunakan juga musti diperhitungkan harga sewanya.

4. Biaya Karyawan

Biaya untuk menggaji karyawan. Bila gerobak jualan anda ditinggal di lokasi berjualan, hitung pula biaya gaji penjaga gerobak.

5. Biaya Stok Produk

Daging kelinci untuk berjualan harus ada stoknya agar tidak kehabisan di tengah jalan.

Activity Plan (Pelaksanaan)

Ini merupakan tahap anda melaksanakan usaha anda. Di bulan-bulan pertama mungkin akan sulit karena itulah PERENCANAAN usaha sangat penting, sehingga anda dapat memperhitungkan berbagai kendala yang mungkin dihadapi. Buatlah perencanaan untuk 1 tahun ke depan. Jangan kecil hati walau yang berjualan sate kelinci sedikit, justru itu bisa dijadikan pasar yang menarik untuk digarap. Pecinta kuliner umumnya senang mencari kuliner-kuliner baru.

Bagaimana Cara Mendapatkan Modal?

Bila anda sudah memilki Business Plan yang baik maka langkah selanjutnya adalah mengajukan proposal permohonan pembiayaan modal usaha melalui, antara lain:

1. Bank dan Lembaga Pembiayaan

Untuk usaha kecil, mungkin bisa menggunakan BRI. Bank ini fokus pada perkreditan usaha kecil dan menengah. Bila anda pengusaha muslim, cobalah untuk mencari informasi pembiayaan UKMK melalui lembaga zakat. Misalnya melalui Dompet Dhuafa atau lembaga sejenis.

2. Dana Hibah

Ada baiknya anda mencari informasi tentang bantuan dana hibah untuk Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKMK). Contoh lembaga yang menyalurkan dana hibah adalah USAID, dan AUSAID. Perusahaan-perusahaan nasional sekarang juga memiliki program hibah sebagai bagian dari program Divisi CSR-nya (Corporate Social Responsibility).

3. Kerjasama

Menjalin kerjasama dengan pihak lain juga dapat dilakukan untuk mendapatkan pembiayaan usaha. Misalnya bekerjasama dengan teman atau calon investor potensial.

Demikianlah analisis R10 untuk memulai usaha sate kelinci. Bila ada kekurangan atau salah strategi mohon dikoreksi. Atau mungkin ada yang memiliki strategi lain? Silahkan ditambahkan. Sumber : catatan-r10 dengan perubahan seperlunya.

About Reza UKM

Web Development at Riau Web Design | Administrator at UKMRIAU | Mimin at KosNgosan | Still Ngenes With Single Status