Dunia Ukm – Kesalahan Bos yang Bikin Karyawan Tidak Produktif



Bisnis Riau – Karyawan kurang produktif, bisa jadi kesalahan dari bosnya sendiri. Jangan salahkan karyawan saja, coba cek dahulu apakah Anda sebagai bos sudah melakukan hal yang benar?

PRODUKTIVITAS KARYAWAN MEMANG ERAT KAITANNYA DENGAN PERKEMBANGAN BISNIS. TAPI APAKAH JIKA KARYAWAN TIDAK PRODUKTIF ANDA LANTAS LANGSUNG MEMARAHI ATAU MEMECATNYA? JANGAN DULU, KARENA BISA JADI ITU SALAH ANDA. BAGAIMANA BISA?

Menurut informasi dari Ragan, tidak produktifnya karyawan bisa jadi karena ulah bosnya. Jika sebagai bos Anda tidak menyadarinya, meski Anda pecat pun, produktivitas karyawan-karyawan berikutnya juga bakal bernasib sama.

Imbalan yang tak patut

Imbalan tak sekadar gaji, tapi apa yang didapat. Misal perhatian lebih, bonus yang lebih, perkembangan karir yang lebih. Penting juga memikirkan kebutuhan karyawan, apakah transport, uang makan, dan tunjangannya benar-benar menutupi kebutuhan sehari-harinya?

Tentu saja semua disesuaikan dengan jabatan, masa kerja dan konduite (peri kelakuan, kemampuan, respek terhadap mitra dalam hirarki organisasi kerja serta kepatuhan terhadap tata tertib lingkungan kerja).

Ruang yang mengerikan

Pernah ngintip kantor Google atau Kaskus? Semua orang pasti bermimpi untuk memiliki ruangan yang nyaman seperti itu. Dan itu, merupakan salah satu faktor yang buat karyawan produktif, karena mereka betah.

Namun kita tentu menyadari bahwa tak semua kantor bisa menyediakan seperti itu. Jika bos sudah menyediakan basic level facility yang bisa digunakan untuk bekerja, tentu tak cukup alasan untuk merengek-rengek minta kantor yang seperti Google dan menjadikannya sebagai alasan untuk bermalas-malasan kerja.

Tak ada pengembangan diri

Tiap orang memiliki targetnya sendiri-sendiri, termasuk karyawan. Selain gaji, kebanyakan orang juga butuh mengembangkan diri. Jadi jangan heran jika karyawan Anda tidak produktif kalau upah yang diberikan juga sangat minim, pressurenya keras, tapi kesempatan mengembangkan dirinya tidak ada.

Tidak menerima masukan

Nah ini, satu lagi yang buat karyawan kesal, yaitu bos yang tidak menerima masukan. Bukan berarti Anda harus menerima semua masukan yang ada, tapi coba pikirkan, apa dampaknya. Jika memang ada peluang buat mengembangkan perusahaan, kenapa tidak dicoba? Dengan menerima masukan mereka, karyawan Anda akan makin semangat karena merasa dihargai.

Takut gagal

Seorang pemimpin berpikir negatif, yaitu takut gagal pada rencana baru padahal ide belum dijalankan. Jika begitu, bagaimana orang bisa terus mengikuti Anda. Seorang pemimpin haruslah punya optimisme yang kuat. Kendati gagal, Anda dan karyawan akan mendapat pelajaran dari sana.

Sederhananya, produktifitas itu berbanding lurus dengan kebahagiaan. Jika karyawan Anda merasa bahagia, maka tidak perlu diragukan lagi bahwa karyawan Anda sudah sangat produktif.

Sumber : marketing.co.id


Tentang Muhammad Rifki Elzan

UKM Riau - Portal Media Informasi, Info Peluang Usaha, Bisnis UKM Riau Dan Direktori UKM Pekanbaru Riau Berbasis MEA