Jumat, 3 Maret 2017 07:02:27
Dilihat sebanyak 1.856 kali

Pengusaha Lokal Harus Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat Riau dan Pekanbaru

Pengusaha Lokal Harus Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat Riau dan Pekanbaru – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menegaskan menjadi pengusaha bukan hanya mengejar keuntungan semata, melainkan juga harus mampu memberikan sumbangsih nyata bagi peningkatan kesejahteraan dan pembangunan nasional.

Pendiri HIPMI, Abdul Latief dalam keterangan tertulisnya saat memberikan ceramah singkat bagi para peserta Pendidikan dan Pelatihan Nasional (Diklatnas) HIPMI – Lemhannas. Pihaknya juga telah menyematkan motto ‘Pengusaha Pejuang – Pejuang Pengusaha’. Artinya setiap anggota HIPMI memiliki tanggung jawab untuk turut serta dalam membangun bangsa ini.

Berangkat dari realitas itulah, para anggota HIPMI harus mampu menjadi pengusaha muda yang tangguh, profesional, dan memiliki jiwa-jiwa kebangsaan. HIPMI harus menempatkan dirinya menjadi mitra strategis pemerintah dalam upaya pembangunan nasional.

“Positioning inilah yang sejak 1972 menempatkan HIPMI sebagai School of National Leadership. Puluhan bahkan ratusan anggota Hipmi, baik di pusat maupun daerah tampil menjadi tokoh dan pemimpin,” terang Latief.

Kesempatan yang sama, Ketua Umum BPP Hipmi Raja Sapta Oktohari memaparkan, dalam waktu dekat, ketangguhan pengusaha-pengusaha muda, khususnya anggota Hipmi akan diuji dengan pemberlakuan ASEAN Economic Community (AEC).

100 pengusaha UKM berpartisipasi dalam Little Bandung Store 620x264 - Pengusaha Lokal Harus Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat Riau dan Pekanbaru

“Jika para pengusaha muda tidak mampu bersaing, bisa dipastikan kita hanya akan menjadi penonton. Seluruh ‘kuenya’ akan dinikmati oleh pengusaha regional, baik dari Thailand, Malaysia, Filipina, maupun Singapura,” ujar Okto.

AEC, sambung Okto, merupakan dua muka mata uang. Di satu sisi menjanjikan peluang namun di sisi lain ada ancaman. “Menjadi peluang, ketika kita dapat melihat AEC sebagai pintu untuk melakukan ekspansi usaha kita. Namun akan menjadi ancaman jika kita tidak mampu memanfaatkannya,” sambungnya.

Sebagai kunci dari dua positioning AEC, Okto mengingatkan bahwa pengusaha muda dan pengusaha pemula harus meningkatkan daya saing, kemampuan, dan strtategi bisnisnya. Selain itu, pemerintah juga diharapkan mampu untuk menjaga stabilitas perekonomian dan politik di tengah hingar bingar politik.

“Ketika pemilu usai, AEC sudah diberlakukan. Jangan sampai kita melupakan agenda perekonomian yang dampaknya lebih besar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Demikian artikel mengenai Pengusaha Lokal Harus Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat Riau dan Pekanbaru ini. Sumber kabarbisnis.com dengan perubahan seperlunya.

About Reza UKM

Web Development at Riau Web Design | Administrator at UKMRIAU | Mimin at KosNgosan | Still Ngenes With Single Status