Peluang Usaha Dengan Bermodal Kecil Mendapatkan Keuntungan Besar

Peluang Usaha Dengan Bermodal Kecil Mendapatkan Keuntungan Besar
Berita UKM Nasional Dunia UKM Peluang Bisnis Peluang Usaha

BisnisRiau– Rismawati (24 tahun) mulai menggeluti usaha pembuatan permen dengan bahan dasar gula aren dengan modal awal Rp 300.000. Industri permen rumahan ini diberi nama gula gait kini sukses memberinya penghasilan Rp 40 juta per bulan.

Wanita lulusan sekolah tinggi ilmu manajemen Kementerian Perindustrian ini mulai menjalani usahanya sejak 2012 lalu. Dia memilih usaha permen berbahan gula aren karena melihat potensi produk lokal untuk ke depannya bakal lebih diminati.

“Aku pernah baca, kalau ke depannya produk lokal itu jadi best (terbaik) di Indonesia. Makanya saya hadirkan produk asli dari Kertanegara (Kalimantan Timur),” ujar Risma kepada merdeka.com dalam acara Mandiri Wirausaha Muda di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (19/1).

❛❛ Baca juga :   Janet Yellen, Orang Yang Menstabilkan Ekonomi AS

Perempuan berjilbab ini mengaku usaha permen gula aren yang dibuatnya memiliki variasi rasa yakni original, wijen, kacang dan jahe. Permen gula gait produksinya ini, lanjut Risma, bermanfaat untuk kesehatan, terutama mengontrol dan membersihkan saluran pencernaan.

Laiknya berbisnis, Risma juga menemui sejumlah kendala dalam usahanya. Kendala yang dihadapi, ungkapnya, adalah dalam proses mengembangkan usahanya yakni keterbatasan alat produksi.

Risma yang membuka usaha di Tenggarong, Kalimantan Timur ini mengaku selama ini kapasitas produksinya terbatas karena dikerjakan secara manual. Dia berharap mendapatkan bantuan pemerintah dalam bentuk alat yang memiliki teknologi.

❛❛ Baca juga :   Yuk Dicoba!! Peluang Usaha Jualan Makanan Pisang Keju

“Ya kendalanya alat produksi masih manual jadi kapasitas hasil produksi sedikit. Saya berharap bisa mendapatkan mesin berteknologi dan tepat guna,” ucapnya.

Untuk menjalankan usaha yang didirikan sudah dua tahun ini, Risma baru mempekerjakan enam pegawai. Yakni, empat orang dipekerjakan sebagai pembuat permen dan dua orang sebagai tenaga pemasaran.

Sumber : Merdeka.com

Tentang Isti RWD