Peluang Usaha Roti Cane Yang Menguntungkan


BisnisRiau, Jakarta –  Makanan khas Timur Tengah, yakni roti cane atau roti maryam, mulai akrab di lidah sebagian masyarakat Indonesia. Makanya, sekarang tak sulit kita mencari gerai atau booth yang menawarkan panganan itu.

Salah satu yang berbisnis roti maryam adalah Husein Fauzi di Jakarta.  Di bawah bendera Rofa Food Indonesia ia merintis usaha Rofa Roti Maryam sejak 2010.

Rofa Roti Maryam menawarkan roti maryam dengan beragam topping, seperti keju, susu, cokelat, daging, dan lain-lain. Harganya berkisar Rp 5.000 hingga Rp 11.000 per porsi. “Paling mahal untuk topping smoked beef,” papar Husein.

Sejak awal 2012, ia pun mulai mencari mitra bisnis. Kini, Rofa Roti Maryam telah memiliki 27 gerai yang tersebar di Jabodetabek, Lampung, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, hingga Kalimantan Utara. Selain mitra, Rofa Roti Maryam juga memiliki sekitar 160 agen atau reseller yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

❛❛ Baca juga :   Peluang Bisnis Onde – Onde Pekanbaru

Tertarik menjadi mitra Rofa Roti Maryam? Calon mitra cukup menyiapkan investai Rp 10 juta. Mitra akan mendapatkan booth, freezer display, seragam karyawan, perlengkapan masak, alat promosi berupa spanduk, banner dan flayer, serta produk makanan senilai Rp 300.000.

Selain roti maryam, mitra juga bisa menjual produk Rofa lainnya seperti sambosa, pastel dan risol. Husein tidak menerapkan biaya royalti dan biaya kemitraan.

❛❛ Baca juga :   Coba Manisnya Usaha Toko Kelantong di Rumah Anda

Husein memproyeksikan, mitra bisa meraih omzet berkisar Rp 3 juta hingga Rp 5 juta per bulan. Dengan keuntungan bersih 30%-35%, mitra bisa balik modal dalam kurun waktu 6 bulan hingga 12 bulan. “Sebetulnya dalam dua bulan sudah bisa balik modal. Tapi, umumnya, pada awal-awal usaha, mitra masih beradaptasi dengan bisnis. Jadi, saya targetkan balik modal 6 sampai 12 bulan,” ujarnya.

Ia mengincar tambahan 13 mitra baru hingga penghujung 2013. Adapun, target jangka panjang, Husein ingin Rofa Roti Maryam bisa memiliki distributor di tiap kota atau provinsi. “Banyak agen dan mitra di luar Pulau Jawa. Ini untuk mempermudah distribusi bahan baku,” ucapnya.

Sumber: Kontan.co.id

Tentang Isti RWD