Komenkop dan UKM Incar Potensi Asian Games

Komenkop dan UKM Incar Potensi Asian Games
Berita UKM Nasional Komunitas UKM

BISNISRIAUJakarta, Kementerian Koperasi dan UKM terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah di gelaran Asian Games 2018.

I Wayan Dipta, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan dinas terkait di DKI Jakarta dan Palembang. Hal tersebut untuk dapat menggarap potensi pasar yang besar dari penyelenggaran Asian Games 2018.

“Diperkirakan 20.000 asing dan belum lagi penonton. Produknya kaos, souvenir dan kuliner,” katanya, kepada Bisnis, Rabu (14/3/2018).

Wayan mengatakan untuk potensi ekonomi yang dapat diraih UMKM dari perhelatan Asian Games 2018 ini, sulit diprediksi. Namun, pihaknya berupaya membuka peluang sebesar-besarnya.

Adapun upaya yang dilakukan seperti menggelar pameran produk UMKM dan bekerja sama dengan ritel serta menyediakan tempat sebagai pusat produk UMKM.

“Di Jakarta karena venue sudah penuh, mungkin akan buat tenda dan di Sarinah serta Smesco,” ujarnya.

Kemudian, di Palembang, rencananya akan digelar Pameran Sumsel Expo dengan lokasi Kompleks Dekranasda Jakabaring, Sumatera Selatan. Pameran ini akan dilaksanakan pada 16-25 Agustus 2018 atau selama 10 hari.

❛❛ Baca juga :   Bukalapak Buka Kelas Pemberdayaan UKM, Anda Berminat?

Produk-produk yang akan ditampilkan dalam pameran ini diantaranya dari kategori makanan dan minuman, kain tenun, kerajinan dan layanan destinasi wisata dan kesehatan. Total booth yang ada pada pameran yaitu 400 booth.

Adapun pameran ini menargetkan 1 juta orang pengunjung yang berasal dari nasional maupun internasional.

“Estimasi transaksi total yang diperoleh seluruh peserta pameran ini sekitar Rp8 miliar,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Direktur PT Sarinah (Persero), Gusti Ngurah Putu Sugiarta Yasa mengungkapkan dalam perhelatan Asian Games mendatang, rencananya para official, atlet, peserta, pengunjung, akan dibuatkan program, salah satunya berkunjung ke Sarinah.

“Kami bekerja sama dengan INASGOC, untuk menjualkan merchandise dari Asian Games, itu kami lakukan,” ujarnya.

Sementara itu, Ikhsan Ingratubun, Ketua Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (Akumindo) menyambut baik pemberdayaan UMKM dari perhelatan berskala besar yang digelar di Indonesia.

Selain Asian Games 2018 pada Agustus, tahun ini juga ada gelaran berskala internasional di Bali yaitu perhelatan Annual Meetings IMF-World Bank pada Oktober mendatang.

❛❛ Baca juga :   Joox Hadirkan Layanan Carrier Billing Di Indonesia

Ikhsan mengatakan dengan adanya kedua perhelatan tersebut diharapakan dapat meningkatkan omzet dari UMKM yang dilibatkan.

“Harapan saya produksi UMKM yang terlibat meningkat. Di Asian Games harapnnya menaikkan omzet 50%. Untuk di Bali, harapannya peningkatan 100% pada keramaian, hotel, souvenir,” ujarnya.

Dia mengatakan kedua perhelatan besar tersebut akan berdampak pada UKM tergantung dari beberapa faktor juga, termasuk penyelenggara.

“Tergantung penyelenggara, untuk souvernir, memesan dimana apakah melibatkan UMKM. Untuk itenerary, apakah penyelenggara membuat destinasi atau kunjungan,” katanya.

Ikhsan menambahkan produk-prouk UMKM yang berpotensi untuk dihadirkan dalam perhelatan Asian Games seperti souvenir, makanan, dan produk khas lainnya seperti batik.

Adapun hingga saat ini, katanya, sudah ada UMKM khususnya usaha mikro yang dilibatkan yang berkaitan dengan Asian Games, seperti UMKM untuk membuat souvenir.

“UMKM daerah Jakarta dan Palembang, [produk] makanan, oleh-oleh dan souvenir seperti kerajinan tangan, tergantung dari penyelenggara,” ujarnya.

Sumber: bisnis.com

Tentang Wiwit Cahyati

I'm Graphic Designer, Programmer