Rabu, 28 Februari 2018 10:37:12
Dilihat sebanyak 946 kali

Bisnis Peyek Cumi, Kekinian dan Memiliki Prospek Cerah

Bisnis Peyek Cumi, Kekinian dan Memiliki Prospek Cerah
Inspirasi Bisnis Peluang Usaha

BISNIS RIAU – Bisnis kuliner boleh dibilang bisnis yang tidak ada habisnya. Apalagi bila bertemakan makanan ringan atau camilan.Camilan selalu menjadi pilihan untuk menemani beragam aktivitas. Misal menonton ataupun berkumpul dengan keluarga dan teman.

Bisnis ini dipandang memiliki prospek yang cerah seiring tingginya permintaan masyarakat. Apalagi camilan yang berbahan baku beda dari biasanya. Cumi-cumi misalnya.

Salah seorang ibu rumah tangga bernama Ismayanti mengolah komoditas laut tersebut menjadi sebuah camilan peyek cumi.Dengan brand BolDol Peyek Cumi, ia memulai bisnis peyek cumi sejak 2016.

Isma memesan langsung cumi-cumi dari pemasok yang berada di perairan Makassar dan Pangkep, kemudian mengolahnya menjadi sebuah makanan ringan bercitarasa lezat dan gurih.

“Saya punya ide mengola cumi-cumi menjadi makanan ringan sejak 2016 silam. Awalnya coba-coba ternyata banyak disuka. Teksturnya peyeknya gurih, punya citarasa yang khas dan bisa dinikmati semua kalangan,” kata Isma, Selasa (27/2/2018).

Menurutnya, menggarap bisnis makanan ringan peyek cumi punya prospek yang cukup menjanjikan. Sebab, minat masyarakat semakin meningkat terhadp camilan yang bahan dasarnya merupakan hasil laut.

Produk peyek cumi yang diproduksinya terdiri atas tiga varian yaitu pedas, bawang dan original. Dibanderol seharga Rp 15 ribu hingga Rp 100 ribu. Tergantung ukuran kemasan.

Perempuan kelahiran 1984 ini memasarkan produknya di toko offline yaitu Ole ole Jasuda di jl Perintis Kemerdekaan km 5 (Samping po bus Bintang Timur), Toko oleh-oleh Unggul di Jl Pattimura Makassar dan Toko oleh-oleh Toraja di Jl Pasar Ikan Makassar. Sementara itu, dipasarkan pula lewat akun jejaring media sosial instagram @ismanamaku.

Diakuinya, dari bisnis peyek cumi, ia dapat memperoleh omzet kurang lebih Rp 10 juta. Saat ini produknya telah dipasarkan ke Bandung,Papua, Toraja, Bone, Banjar, Malang, dan Jakarta.

 

Sumber : tribunnews.com

About Wina Rahma Fitri

Wina Rahma Fitri "I'm a Programmer, and coding is my life"