Jumat, 7 Juli 2017 09:58:04
Dilihat sebanyak 1.238 kali

Inspirasi Bisnis Perakitan Lampu LED Display Pekanbaru Riau

Inspirasi Bisnis Perakitan Lampu LED Display Pekanbaru Riau
Bisnis Pekanbaru Dunia Kerja Dunia UKM Inspirasi Bisnis

Inspirasi Bisnis Perakitan Lampu LED Display Pekanbaru Riau – Di beberapa tempat di kawasan niaga, sering dijumpai tulisan berjalan dengan lampu berkedap-kedip yang memberikan informasi terkait promo terkini. Itu adalah LED display atau papan yang terdiri atas lampu-lampu LED yang bisa disetting untuk menunjukan berbagai tampilan, mulai dari teks berjalan hingga gambar-gambar aneka warna.

LED display saat ini dinilai menjadi salah satu media promosi yang dinamis dan efisien dibandingkan dengan media cetak. Pasalnya, informasi yang ingin ditampilkan bisa dengan mudah diganti tanpa harus membuat atau mencetak ulang seperti poster atau billboard.

Oleh karena itu, mulai banyak pelaku usaha bahkan instansi yang mulai mengalihkan media promosi dari konvensional atau cetak ke digital seperti LED Display ini.

Semakin banyaknya permintaan terhadap pembuatan LED display ini secara langsung membuka peluang bisnis yang sangat besar bagi pelaku usaha yang bisa mengambil kesempatan ini, apalagi omzetnya mencapai puluhan juta dalam sebulan.

Salah satu pelaku usaha yang mencoba peruntungan dari bisnis penjualan LED display ini adalah Purwo Nugroho yang memulai bisnisnya sejak lima tahun lalu.

Pria yang berdomisili di Malang ini sebelum membangun usahanya sendiri, sempat bekerja di sebuah perusahaan yang juga mengembangkan produksi LED display. Dari sana dia belajar banyak dan melihat adanya pasar yang sangat besar.

Kemudian, dia memberanikan diri untuk merintis usaha secara mandiri. Tanpa mengeluarkan modal, dia memanfaatkan jaringannya yang merupakan pemasok komponen LED display serta klien-klien yang pernah ditanganinya dulu.

“Awalnya hanya bermodal kepercayaan, karena waktu masih kerja saya sudah menjalin kerja sama yang baik dengan para supplier dan klien, sehingga mereka sudah percaya,” katanya.

Sementara itu, bagi pemulai yang ingin mencoba memulai bisnis LED display dalam skala kecil, Purwo mengatakan cukup dengan modal sebesar Rp5 juta untuk membeli berbagai macam komponen yang dibutuhkan.

Saat ini, Purwo menerima pesanan perakitan LED display untuk berbagai kebutuhan. Semua proses pembuatan LED display diawali dengan proses wawancara dengan klien untuk mengetahui bagaimana konsep tampilan yang diinginkan.

Setelah itu, baru diimplementasikan dalam perakitan lampu-lampu LED yang disusun dan diprogram sedemikian rupa, sehingga bisa menampilkan informasi sesuai permintaan klien.

Tarif yang dipatoknya beragam, sesuai dengan kerumitan permintaan klien. Sebagai contoh, untuk pembuatan LED display satu warna, dihargai sekitar Rp8 juta-Rp9 juta per meter persegi, sedangan untuk full color tarifnya sekitar Rp25 juta-Rp27 juta per meter persegi. Selain itu, Purwo juga menyediakan LED display siap pakai untuk teks berjalan seharga Rp1,8 juta dengan dimensi 1 m x 20 cm.

“Tiap LED display juga disesuaikan dengan spesifikasinya, apakah untuk digunakan di dalam ruangan atau di luar ruangan. Untuk di dalam ruangan lebih murah, selisihnya bisa Rp1 juta per meter persegi,” katanya.

Dalam sebulan, pria yang berdomisili di Malang tersebut bisa menerima pemesanan lima buah LED display berukuran minimal 1 m2. Setiap pesanan dikerjakan sekitar sepekan dan dibantu tiga orang pegawainya.

“Saat ini kami masih menunggu bola, karena untuk mengerjakan pesanan yang datang pun sudah kewalahan,” imbuhnya.

Selain menjual LED display hasil rakitannya, Purwo pun menerima jasa perbaikan. Menurutnya, kebanyakan LED rusak karena ada beberapa lampunya yang mati atau kabel powernya yang rusak. Untuk perbaikan kerusakan yang sederhana tersebut, biasanya ditarif sekitar Rp100.000-Rp150.000.

Selama menjalankan bisnisnya ini, Purwo mempromosikan usahanya secara online melalui website tokorunningtext.com serta memanfaatkan reseller yang tersebar di berbagai daerah khususnya luar Jawa.

Purwo mengatakan saat ini pasar LED display terbuka sangat luas di luar Jawa, seperti Kalimantan dan Sulawesi karena belum banyak pelaku usaha yang bermain di sana, sehingga dia pun sering mendapatkan pesanan dari luar daerah. Sumber : entrepreneur.bisnis.com

About Reza UKM

Web Development at Riau Web Design | Administrator at UKMRIAU | Mimin at KosNgosan | Still Ngenes With Single Status