Sabtu, 8 Juli 2017 09:29:49
Dilihat sebanyak 3.655 kali

Bisnis Distro Kapuyuk Minang Pekanbaru Riau

Bisnis Distro Kapuyuk Minang Pekanbaru Riau
Berita UKM Nasional Dunia UKM

Bisnis Distro Kapuyuk Minang Pekanbaru Riau – Adik bungsu saya mengirimkan pesan itu di salah satu account social media saya terkait acara jalan-jalan yang bermodus tugas negara beberapa waktu lalu. Awalnya saya bingung. Kapuyuak itu apa? Semacam penganan kayak kerupuk sanjai gitu kah? Atau apa?

Ternyata oh ternyata, Kapuyuak itu adalah sebuah clothing line asli kepunyaan urang Minang. Later on, saya baru tau, kalo dalam bahasa Indonesia, Kapuyuak itu artinya kecoak. Yang orang Minang, cmiiw yah.

Well, layaknya distro-distro yang menjamur di kota Kembang, Kapuyuak ini juga heits banget di kalangan anak-anak muda. Gak cuma anak muda Sumatera Barat, tapi juga merambah ke provinsi-provinsi tetangga. Adik saya salah satunya. Ikut trend pake kaos heitsnya urang Minang ini, sampai bela-belain minta dibeliin sama saya trus dikirim ke Jogja karena dia lagi kuliah di sana.

Demi adik tersayang, sebelum pulang ke Pekanbaru, saya sempatkan mampir ke salah satu outlet Kapuyuak ini. Lokasi outletnya di Bukit Tinggi, dekat Jam Gadang. Layaknya outlet distro lainnya, outlet Kapuyuak ini gak terlalu besar. Karena outletnya yang gak terlalu besar itulah, kalo pengunjung lagi ramai, berlama-lama di outlet ini cukup bikin pusing. Bersyukurlah saya, saat datang ke sana lagi weekdays dan pengunjungnya lagi sepi. Saya jadi bebas milih-milih deh. 😀

Di Kapuyuak ini ternyata gak cuma jual kaos aja. Selain kaos, ada juga tas, sendal, topi, dan gelang. Desain produknya nothing special sih menurut saya. Lebih banyak bermain di desain-desain typhography yang memang lagi heits banget sekarang.

Nah, keunikannya justru ada di pilihan kata atau quotes yang digunakan di all productnya itu. Semuanya menggunakan bahasa Minang. Itu yang membuat clothing line ini beda dengan clothing line lain dan tentunya semakin kental ciri khas Sumatera Baratnya. Kata-kata yang dipilih juga gokil-gokil, coba aja lihat di beberapa foto yang saya upload di postingan ini. 😆 😆 😆

Hal lain yang unik dari kaos-kaos di sini adalah istilah bahasa Minang yang juga diterapkan di kategori ukuran kaosnya. Pada umumnya, clothing line kan menggunakan ukuran S (Small), M (Medium), L (Large), XL (Xtra Large), dan XXL (Double XL) kan yah. Nah, di Kapuyuak, mereka mengubah kategori ukuran tersebut dengan menggunakan bahasa Minang.

K = Ketek (Kecil)
M = Manangah (Menengah/Sedang)
G = Gadang (Besar)
GB = Gadang Bana (Besar Banget)
GBK = Gadang Bakalabiahan (Besarnya Kebangetan)

Saya ngakak bangetlah waktu baca standar ukuran yang mereka gunakan itu. Terutama ukuran GBK atau Gadang Bakalabiahan yang kurang lebih artinya Besarnya Berlebihan atau Besarnya Kebangetan. Kocak aja gitu dengan standar ukuran yang kayak gitu. 😆

Trus untuk keterangan sendal juga mereka menggunakan bahasa Minang. Kida untuk sendal sebelah kiri dan Suok untuk sendal sebelah kanan. Karena keunikannya itu, saya jadi lihatin satu per satu desain di produknya. Trus jadinya ngakak-ngakak sendiri deh. Ada-ada aja nih ah ownernya. Kreatif! 😆 😆 😆

Harga kaosnya sih masih wajar banget. Sesuai harga distro pada umumnya deh. Satu buah kaos lengan pendek dijual (kalo gak salah) 70rb rupiah trus kaos lengan panjang 80rb rupiah. Dengan harga segitu menurut saya sih affordable banget ya. Bahan kaosnya juga bagus dan adem saat dipakai.

Dengan ciri khas yang kental ala-ala Minangnya ini, menurut saya produk Kapuyuak ini bisa banget dijadiin salah satu opsi oleh-oleh dari Sumatera Barat atau sekedar kenang-kenangan untuk diri sendiri. Ya kan?

P.S. Akhir tahun saya mau bikin giveaway dan salah satu hadiahnya kaos Kapuyuak yang saya beli saat saya ke Padang beberapa waktu lalu. Nanti cek-cek info giveawaynya di blog saya, ya. Sumber : liandamarta.com

About Reza UKM

Web Development at Riau Web Design | Administrator at UKMRIAU | Mimin at KosNgosan | Still Ngenes With Single Status