Peluang Bisnis Mengolah Sampah Jadi Pupuk Organik

Peluang Bisnis Mengolah Sampah Jadi Pupuk Organik
Peluang Bisnis

Ketika melihat tumpukan sampah daun kering yang berjatuhan di halaman rumah, kebanyakan orang hanya akan membiarkannya terbuang begitu saja tanpa melakukan penanganan apapun. Padahal, dengan pengolahan yang tepat sampah-sampah ini dapat disulap menjadi pupuk kompos yang  untuk tanaman.

Tidak menutup kemungkinan pula bila aktivitas mengolah sampah organik bisa menjadi sumber tanaman penghasilan bagi masyarakat karena pupuk kompos masih dibutuhkan para petani di Indonesia.

Target pasar

Berkembangnya sistem pertanian dan pangan organik di berbagai belahan dunia, termasuk salah satunya di Indonesia, ternyata turut meningkatkan jumlah permintaan pupuk organik setiap bulanya. Bahkan beberapa daerah yang membutuhkan pupuk kompos organik dalam jumlah besar.

Cara mengolah sampah jadi pupuk kompos

Hampir seluruh pupuk kompos diproduksi dari sampah organik. Yang dimaksud dengan sampah organik sendiri adalah sampah yang bisa terurai, misalnya saja  seperti sampah daun kering, ranting kecil, sampah sayuran dan buah-buahan. Sehingga bisa diartikan pupuk kompos adalah salah satu pupuk organik yang dibuat dari proses pembusukan sampah organik (tumbuhan maupun hewan).

1.Pengumpulan sampah

Langkah pertama yang perlu dilakukan yaitu mengumpulkan sampah organik yang ada di sekitar Anda. Bahan baku kompos bisa diambil dari sisa-sisa tanaman misalnya saja sampah dedaunan kering, ranting kecil, sampah sisa sayur.

Disini yang perlu Anda perhatikan adalah bila sampah yang Anda kumpulkan memiliki ukuran cukup besar, sebaiknya lakukan pemotongan terlebih dahulu menjadi ukuran yang lebih kecil.

2.Memasukkan sampah ke tempat pengomposan

Setelah selesai dipotong menjadi ukuran yang lebih kecil, secara bertahap mesukkan sampah ke tempat pengomposan. Dalam hal ini Anda bisa menggunakan kantong plastik, masukkan potongan sampah hingga kurang lebih 10 cm dari dasar kantong.

3.Proses inkubasi

Apabila kantong plastik sudah terisi pebuh, tutup rapat kantong tersebut untuk proses inkubasi. Biarkan proses ini berkangsung kurang lebih 3 – 6 minggu hingga kompos benar-benar sudah matang.

4.Proses panen kompos

Setelah 6 minggu, kompos sudah matang dan bisa langsung digunakan. Namun untuk mendapatkan hasil yang maksimal, ada baiknya bila pupuk kompos dikeringkan, dicacah dan diayak terlebih dahulu sebelum dipasarkan. Dengan begitu pupuk yang dihasilkan tidak berbau dan bisa dijual harga yang lebih tinggi.

Sumber : bisnisukm.com

About Yusdi UKM

UKM Riau - Portal Media Informasi, Info Peluang Usaha, Bisnis UKM Riau Dan Direktori UKM Pekanbaru Riau Berbasis MEA