BisnisRiau, Jakarta – Susu segar murni merupakan minuman yang banyak manfaatnya dan lezat rasanya. Tidak heran banyak yang menyukainya dan selalu mengunjungi warung-warung susu murni secara rutin setiap hari.
Disadur dari buku ‘Top 50 Bisnis Rumahan Super Tajir’ terbitan pertama tahun 2014, berikut peluang usaha mengenai bisnis susu murni.
A.Peluang Bisnis
Di warung susu murni, biasanya disajikan susu dengan berbagai campuran variasi. Misalnya, susu murni dicampur dengan madu, telur, kopi, jahe, dan berbagai aroma buah.
A. Persiapan Memulai Bisnis
- Carilah pemasok yang dapat menyuplai susu berkualitas dengan rutin setiap hari.
- Mulai belajar cara membuat varian dari susu murni.
- Mempersiapkan botol-botol untuk tempat susu.
- Promosikan susu murni anda lewat spanduk dan brosur lalu bagikan ke orang-orang sekitar. B. Strategi Bisnis
- Pastikan susu yang anda jual selalu dalam keadaan segar.
- Berikan menu-menu alternatif olahan susu agarpelanggan tidak cepat bosan.
- Jaga kebersihan tempat usaha agar susu yang anda jual terjaga kualitasnya. C. Hambatan Bisnis
- Pasokan susu yang terkadang terhambat karena kondisi sapi yang kurang sehat.
- Persaingan dengan usaha sejenis yang sudah lebih dulu mulai D. Tips Bisnis
- Melakukan inovasi dengan promosi pintu ke pintu sambil membagikan brosur.
- Memberikan jasa antar untuk daerah yang masih dijangkau. E. Analisis Bisnis
INVESTASI AWAL | |
Stok susu murni | Rp1.500.000 |
Kulkas | Rp2.000.000 |
Meja, kursi,gelas | Rp800.000 |
Kompor, panic, termos es | Rp500.000 |
Total investasi awal | Rp4.800.000 |
Masa manfaat peralatan adalah 3 tahun (36 bulan) dan memiliki nilai residu sebesar Rp100.000. Beban penyusutan per bulan adalah Rp3.300.000 dikurangi Rp100.000 dibagi 36 bulan menjadi Rp89.000 per bulan.
Diasumsikan dalam sehari mampu menjual 30 gelas susu murni. Harga pergolas adalah Rp5.000. Omzet per bulan adalah 30xRp5.000x 30 hari jadi sebesar Rp4.500.000.
BIAYA OPERASIONAL | |
Biaya penyusutan peralatan | Rp89.000 |
Transportasi | Rp600.000 |
Biaya listrik, air, dan administrasi umum | Rp300.000 |
Total biaya operasional | Rp989.000 |
Analisis Break Even Point (BEP)
Dengan omzet Rp4.500.000 dikurangi total biaya operasional Rp989.000 menghasilkan laba Rp3.511.000. Jadi perkiraan balik modal sekira 1,4 bulan.
Sumber: Okezone.com





