Tips Cerdas Memilih Kolang Kaling yang Segar

Tips Cerdas Memilih Kolang Kaling yang Segar
Dunia UKM Tips Usaha

Tips Cerdas Memilih Kolang Kaling yang Segar – Kolang kaling merupakan salah satu buah yang identik dengan Ramadan. Buah berwarna putih bersih ini merupakan biji dari buah aren yang memiliki karakteristik lojong, pipih, dan memiliki konsistensi lembut namun sedikit kenyal. Kolang kaling yang biasa dipasarkan merupakan basil dari fermentasi biji aren yang direndam dengan air kapur. Kolang kaling seringkali diolah menjadi camilan manis atau sebagai komponen dalam es buah. Meski menjadi kegemaran banyak orang, namun sudahkah kamu mengetahui apa saja tips cerdas memilih kolang kaling yang sehat dan segar?

Untuk kamu yang penasaran mengenai bagaimana cara memilih kolang kaling yang segar untuk menu berbuka puasa. Simak yuk apa saja!

1. Pilihlah yang beraroma khas

Sebelum membeli kolang kaling, kita dapat terlebih dahulu memeriksa aroma yang dihasilkan dari kolang kaling tersebut. Umumnya kolang kaling memiliki aroma asam yang khas dan hal ini menjadi indikasi bahwa kolang kaling aman dikonsumsi. Sementara, kita patut waspada apabila kolang kaling tidak memiliki aroma karena bisa jadi telah diolah menggunakan zat-zat kimia.

2. Perhatikan apakah lalat hinggap atau tidak

Hal lainnya yang sedikit menjijikkan namun dapat menjadi indikasi kesegaran dari kolang kaling adalah dengan melihat apakah ada lalat yang hinggap di kolang kaling tersebut. Apabila lalat hinggap, maka bisa jadi kolang kaling tersebut segar tanpa bahan kimia. Namun bukan berarti kita harus memilih kolang kaling yang dihinggapi banyak lalat, jika hanya ada satu atau dua lalat yang hinggap berarti kolang kaling tersebut bebas dari zat kimia.

3. Memiliki warna yang bening dan sedikit kusam

Kolang kaling yang sehat memiliki warna yang cenderung lebih bening dan sedikit kusam, berbeda dengan kolang kaling yang menggunakan pemutih buatan tentu saja memiliki warna yang lebih putih bersih. Oleh sebab itu, akan lebih baik untuk menghindari kolang kaling yang telah diwarnai oleh penjual karena kita tidak dapat mengidentifikasi kesegaran dari kolang kaling tersebut.

4. Bertekstur kenyal yang pas

Tekstur dari kolang kaling juga dapat menjadi indikasi kesegaran dan kesehatannya. Kolang kaling yang sehat dan aman dikonsumsi umumnya memiliki tekstur yang kenyal namun pas dan tidak berlebihan. Sementara apabila kolang kaling cenderung kenyal sampai-sampai tidak hancur saat ditekan menggunakan kuku, maka dapat dikatakan kolang kaling tersebut bisa jadi mengandung formalin yang mempengaruhi teksturnya.

5. Kolang kaling dengan tekstur muda lebih lezat disantap

Untuk tips yang satu ini sebenarnya dapat disesuaikan dengan selera masing-masing, namun apabila kamu ingin menikmati kolang kaling yang empuk dan lezat maka dapat memilih yang masih muda. Hal ini karena kolang kaling yang telah tua cenderung memiliki tekstur yang keras dan memiliki lubang ditengahnya.

 

sumber:www.idntimes.com

About Sasi RWD

UKM Riau - Portal Media Informasi, Info Peluang Usaha, Bisnis UKM Riau Dan Direktori UKM Pekanbaru Riau Berbasis MEA