Jumat, 20 Agustus 2021 10:10:16
Dilihat sebanyak 302 kali

Sekitar 1.800 Pelaku UKM dan Pelayan Toko di Grogol Disuntik Vaksin AstraZeneca

Sekitar 1.800 Pelaku UKM dan Pelayan Toko di Grogol Disuntik Vaksin AstraZeneca
Berita UKM Nasional Dunia UKM Liputan Media

Upaya vaksinasi Covid-19 terus digencarkan untuk kelompok rentan, termasuk vaksinasi terhadap 1.800 pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) dan pelayan toko di pusat perbelanjaan.

Proses vaksinasi ini menggunakan vaksin AstraZeneca, dimana semua dosisnya yang berjumlah 3.200 (estimas 2 dosis per orang), diberikan oleh Puskesmas Grogol Petamburan di bawah naungan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

Berlokasi di Mal Ciputra Jakarta, vaksinasi digelar selama 3 hari pada 24, 25 dan 27 Mei 2021, sejak pukul 08.00 hingga 14.00 WIB untuk peserta vaksinasi mendaftar. Sedangkan pelayanan dilakukan hingga pukul 16.00 WIB.

Adapun target vaksinasi mencapai 600 orang per hari, sehingga dalam 3 hari total penerima vaksin mencapai 1.800 orang.

“Kemarin hari pertama berhasil 500 orang tervaksinasi, sedangkan hari ini jam 12 siang sudah ada sebanyak 400 orang yang mendaftar divaksinasi,” tutur General Manager Mal Ciputra Jakarta, Ferry Irianto, saat ditemui di lokasi vaksinasi, Selasa (25/5/2021).

Adapun penerima vaksin ialah mereka yang namanya sudah terdaftar secara online, lalu nama dan datanya sudah diverifikasi oleh dinas kesehatan DKI Jakarta, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, UKM DKI Jakarta, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja DPD DKI Jakarta dan Puskesmas Grogol Petamburan

Pelaku UKM dan Pelayan Toko di Grogol Disuntik Vaksin AstraZeneca. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

.

Syarat penerima vaksin, yaitu cukup datang dalam keadaan sehat dengan membawa KTP dan surat undangan vaksinasi yang tertera waktu dan lokasi vaksinasi. Surat undangan ini didapatkan setelah mendaftar online.

Merry (38), salah satu peserta vaksinasi dari Vantech, Cengkareng, Jakarta Barat mengaku proses vaksinasi berjalan cepat. Namun ia butuh waktu lama saat proses observasi, yaitu pemantauan apabila terjadi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) selama 30 menit, sampai akhirnya mendapat sertifikat vaksin.

“Nggak ada hal aneh yang terjadi, baik-baik aja nggak ada gejala apa-apa, cuma sedikit sakit saat disuntik,” ungkap Merry.

Sebagai antisipasi, di lokasi juga disediakan kursi roda, bangkar dorong atau tempat tidur dorong, mobil ambulans, hingga ruang ICU mini yang siap sedia di lokasi.

Rencananya setelah pemberian dosis pertama, maka dosis kedua akan diberikan pada 24, 25, dan 27 Agustus 2021 mendatang.

“Kami merasa sangat senang menjadi sentra vaksinasi dan dapat turut serta secara aktif berpartisipasi untuk menyukseskan program pendistribusian dosis pertama vaksin Covid-19,” pungkas Ferry.

sumber : suara.com

About Yusdi UKM

UKM Riau - Portal Media Informasi, Info Peluang Usaha, Bisnis UKM Riau Dan Direktori UKM Pekanbaru Riau Berbasis MEA