Industri Minuman dan Makanan Jadi Contoh Implementasi Era Industri Terbaru

Industri Minuman dan Makanan Jadi Contoh Implementasi Era Industri Terbaru
Berita UKM Nasional Bisnis Indonesia


BISNISRIAU – Industri makanan dan minuman (mamin) ditetapkan sebagai salah satu sektor manufaktur nasional yang telah siap menjadi percontohan terhadap penerapan teknologi Industri 4.0 di Indonesia. Kinerja positif yang terus ditunjukkan oleh industri mamin nasional belakangan ini membuka peluang untuk semakin berdaya saing dalam berkompetisi di pasar global. “Potensi industri mamin di Indonesia bisa menjadi champion, karena supply dan user-nya banyak. Untuk itu, kuncinya di industri mamin adalah food innovation and security, kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melalui keterangan resmi, Kamis (22/3/2018). Kemenperin mencatat, nilai ekspor produk mamin nasional pada tahun 2017 mencapai 11,5 miliar dollar AS atau naik dibanding tahun 2016 yang berada di angka 10,43 miliar dollar AS.

Sementara itu, laju pertumbuhan industri makanan minuman pada tahun 2017 mencapai 9,23 persen, jauh di atas pertumbuhan PDB nasional sebesar 5,07 persen. Menurut Menperin, pihaknya tengah memfokuskan lima sektor industri nasional yang bakal menjadi unggulan untuk memperkuat fundamental struktur manufaktur Tanah Air dalam mengimplementasikan sistem revolusi industri keempat. “Ada lima sektor yang kami siapkan, yaitu indutri mamin, tekstil dan pakaian jadi, otomotif, elektronik, dan kimia,” sebutnya. Sektor-setor tersebut akan didorong untuk menguasai teknologi yang menjadi ciri khas era Industri 4.0, antara lain artificial intelligence, internet of things, big data, robotics dan 3D printing. Baca juga : Revolusi Industri 4.0 Memangkas Sekaligus Memunculkan Pekerjaan Baru “Dengan mereka menerapkan teknologi terkini, industri mamin atau sektor lainnya, mampu menjadi pengungkit dalam memacu pertumbuhan industri manufaktur nasional, termasuk menciptakan lapangan kerja,” imbuhnya. Dari sisi investasi, Penanaman Midal Dalam Negeri (PMDN) di industri mamin mencapai Rp 38,5 triliun, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) 1,97 miliar dollar AS pada tahun 2017. Sektor industri mamin mampu menyerap banyak tenaga kerja lebih dari 3,3 juta orang.

Sumber: kompas.com


Tentang Wiwit Cahyati

I'm Graphic Designer, Programmer