Usaha Bisnis Pembuatan Kelambu Pekanbaru Riau

Usaha Bisnis Pembuatan Kelambu Pekanbaru Riau
UKM Riau

Usaha Bisnis Pembuatan Kelambu Pekanbaru Riau – Minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Cirebon, terutama di Desa Tegal Gubug Lor Kecamatan Arjawinangun ternyata tidak menyurutkan semangat para pengrajin kelambu untuk terus menjalankan aktivitasnya.

Seperti yang dilakukan Azrin Collection di Blok III Desa Tegal Gubug Lor berikut ini. Selama ini Azrin Collection tetap memroduksi kelambu dengan merk dagang Lumba-lumba. Bahkan kini, kelambu-kelambu yang dihasilkannya telah merambah ke berbagai daerah di Indonesia terutama luar Jawa. Bahkan kelambu yang dipasok ke luar Jawa tersebut mencapai 2.000 pcs setiap bulannya.

“Selama saya menjalankan usaha ini sejak delapan tahun silam, belum pernah ada yang datang dari dinas manapun. Tapi Alhamdulillah usaha saya kian hari kian meningkat,” kata pemilik Azrin Collection, Mubarok (33) kepada fajarnews.com di rumahnya, Selasa (27/1).

Kelambu-kelambu yang diproduksi tersebut, kata dia, memiliki beberapa ukuran di antaranya ukuran 100×200 centimeter dan 220×200 centimeter dan tiga ukuran lainnya. Selain itu pun memiliki dua seri atau model yakni bunga dan polos. Kelambu tersebut menurut Mubarok, selama ini dijual ke Riau, Medan, Palembang, Lampung, Kalimantan dan sebagian di pasarkan di Pulau Jawa. “Selama ini bahan baku dipasok dari Bandung setiap minggu dengan 3 kali pengiriman dengan rata-rata 8 ton setiap minggunya,” ujarnya.

Dalam menjalankan usahanya, Mubarok melibatkan 45 warga sekitar sebagai pekerja. Para pekerja itu setiap harinya bertugas membuat pola, memotong, menjahit dan mengemas kelambu yang sudah jadi. Hanya saja, kata dia, kendalanya di saat pesanan meningkat mencari pekerja yang profesional sangat sulit sehingga banyak pesanan yang belum terpenuhi. “Untuk harga sangat bervariatif mulai dari Rp25ribu-sampai Rp50ribu berbuahnya,” katanya.

Dia menjelaskan, setiap bulannya, omzet yang diperoleh dari bisnis kelambu nyamuk tersebut cukup besar yakni sekitar Rp500 juta-Rp700 juta dengan keuntungan sekitar 5-7persen

About Reza UKM

Web Development at Riau Web Design | Administrator at UKMRIAU | Mimin at KosNgosan | Still Ngenes With Single Status