Yuk Ikut Bisnis Mi Organik Bebas Pengawet

Yuk Ikut Bisnis Mi Organik Bebas Pengawet
Peluang Bisnis Peluang Usaha

Bisnis Riau, JAKARTA – Bisnis pembuatan mi organik merupakan salah satu peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Bayak penggemar mi mulai peduli dengan kesehatannya, tetapi tak sedikit pemberitaan mengenai mi yang mengandung pengawet yang tidak aman dikonsumsi.Disadur dari buku ‘Top 50 Bisnis Rumahan Super Tajir’ terbitan pertama tahun 2014, berikut peluang usaha mi organik.

  1. Peluang Bisnis

Mi organik merupakan salah satu solusinya. Mi dengan komposisi seperti sayuran (bayam, wortel, sawi, tomat, dan sebagainya) diolah dengan dicampur tepung terigu ataupun jenis tepung lainnya.

Potensi pasar mi organik sangat luas. Pasalnya, mulai dari anak-anak hingga dewasa menyukainya.

  1. Persiapan Memulai Bisnis
  2. Mencari resep mi organik yang bebas dari bahan pengawet.
  3. Mencari produsen bahan baku pembuatan mi.
  4. Mempersiapkan peralatan untuk membuat mi.
  5. Strategi Bisnis
  6. Memasarkan produk ke tetangga dan kerabat dekat.
  7. Memberikan brosur yang berisi promo mi organik dan bahaya yang dikandung mi berbahan pengawet.
  8. Memberikan bonus resep berbagai cara pengolahan mi organik.
  9. Buatlah variasi mi organik yang lebih beragam.
  10. Hambatan Bisnis
  11. Bahan-bahan organik cenderung mahal yang akan berpengaruh pada harga jual.
  12. Persaingan yang ketat dengan bisnis sejenis.
  13. Tidak menutup kemungkinan adanya pesaing bisnis yang muncul dengan jenis mi yang lebih variatif, baik jenis sayurannya maupun tepungnya.
  14. Tips Sukses
  15. Berilah pelayanan yang maksimal sehingga konsumen puas.
  16. Berinvasi dengan mencoba resep-resep baru untuk menambah daya tarik konsumen.
  17. Analisis Bisnis

INVESTASI AWAL

Meja 10 buah

Rp4.000.000

Kursi 40 buah

Rp2.000.000

Peralatan masak

Rp3.500.000

Peralatan makan

Rp2.000.000

Kompor

Rp400.000

Biaya cadangan

Rp9.000.000

Total Investasi Awal

Rp20.900.000

Asumsi harga rata-rata per porsi mi organic Rp10.000 per porsi. Target penjualan per hari adalah 50 porsi sehingga diharapkan dalam 1 bulan terjual 1.500 porsi. Omzet per bulan adalah 1.500 x Rp10.000 adalah Rp15.000.000.

Waktu operasi kedai adalah jam 10.00 hingga 21.00 setiap hari Senin-Minggu.

Masa manfaat asset peralatan adalah 3 tahun atau 36 bulan. Beban penyusutan per bulan jika nilai resido Rp100.000 adalah sebesar Rp11.900.000 dikurangi Rp100.000 hasilnya dibagi 36 bulan hasilnya Rp328.000 per bulan.

BIAYA OPERASIONAL

Mi

Rp500.000

Bakso

Rp500.000

Pangsit

Rp250.000

Daging sapi/ayam

Rp1.000.000

Seafood

Rp500.000

Sayur

Rp250.000

Telur

Rp300.000

Bumbu dapur

Rp500.000

Bahan lainnya

Rp150.000

Gas 12 kg 2 buah

Rp150.000

Plastik

Rp150.000

Tisu

Rp100.000

Gaji 3 Karyawan

Rp3.000.000

Komunikasi

Rp250.000

Transportasi

Rp500.000

Listrik dan air

Rp350.000

Brosur

Rp300.000

Biaya penyusutan peralatan

Rp328.000

Biaya lain-lain

Rp250.000

Total biaya operasional

Rp9.328.000

Analisis BEP (Break Even Point)

Dengan omzet Rp15.000.000 dan biaya total operasi Rp9.328.000, maka didapat laba per bulannya Rp5.672.000. Maka, dengan investasi awal Rp20.900.000 dibagi dengan laba Rp5.672.000 maka perkiraan BEP kisaran 3,7 bulan.

Sumber : okezone.com

About Muhammad Rifki Elzan

UKM Riau - Portal Media Informasi, Info Peluang Usaha, Bisnis UKM Riau Dan Direktori UKM Pekanbaru Riau Berbasis MEA