Usaha Budidaya Sayuran Organik di Ladang Sempit

Usaha Budidaya Sayuran Organik di Ladang Sempit
Peluang Usaha


BeritaUKM,Riau-

Sangat disayangkan animo masyarakat untuk mencoba bertani sayuran semakin menurun. Alasannya banyak, lahan sempit, repot dan malas aja. Kurangnya pengetahuan tentang kenikmatan bertani juga menjadi faktor kurangnya petani di Indonesia.

Kalau dibandingkan dengan bisnis lainnya, bertani sayuran ini sangat menguntungkan dengan target pasar yang tak pernah habis dan juga masa panen yang tepat. Hitung-hitung juga bisa menjadi pereda stres setelah bekerja di kantor.

1. Penyiraman

Perawatan vertical garden memang sedikit rumit karena membutuhkan perhatian khusus. Di awal proses usaha pertanian sayur organik, kegiatan ini justru yang paling menjemukan dan capek. Ada beberapa metode penyiraman yang bisa dipakai; sprinkle, penyiraman sistem KABUT, menyiram secara vertikal dan irigasi tetes.

2. Pembasmian Hama

Vertical garden membutuhkan perawatan ekstra. Pastikan lingkungan dan kelembapan di sekitar lokasi tumbuh terjaga. Bila ada hama seperti belalang, langsung ambil saja. Khusus untuk penyakit tanaman, karena ini tanaman organik sebaiknya gunakan bahan  alami agar tidak teracuni oleh bahan kimia.

3. Pemangkasan

Sebelum masa panen,pemangkasan dirasakan sangat perlu hanya dengan mengambil tanaman yang sudah kering. Dikhawatirkan hal ini mengakibatkan serangan jamur karena menyelip di sela-sela tanaman.

4. Pemupukan

Pemupukan pertanian organik sedikit rumit, apa lagi untuk vertical garden. Pemupukan bisa memakai pupuk hidroponik, pupuk AB Mix. Pupuk ini memiliki unsur yang diperlukan dalam usaha pertanian sayur organik.


Tentang Sasi RWD

UKM Riau - Portal Media Informasi, Info Peluang Usaha, Bisnis UKM Riau Dan Direktori UKM Pekanbaru Riau Berbasis MEA