Rabu, 31 Juli 2019 12:22:47
Dilihat sebanyak 297 kali

Tips Memulai Bisnis Pangkas Rambut

Tips Memulai Bisnis Pangkas Rambut
Tips Bisnis

1. Memperdalam Skill Potong Rambut

Karena barbershop merupakan jasa potong rambut, maka sangat penting bagi anda untuk menguasai skill potong rambut.

Mungkin saja anda berpikir untuk merekrut orang atau bekerjasama dengan sahabat atau kerabat yang memang mempunyai kemampuan tersebut.

Namun jika seperti itu, bisnis anda akan tergantung terus kepada mereka. Dengan menguasai kemampuan yang menjadi poros utama bisnis anda, maka bisnis anda akan tergantung sepenuhnya kepada anda sendiri.

Jika suatu saat anda merekrut karyawan kepercayaan, anda juga dapat mengarahkan mereka dengan lebih baik.

Mempelajari skill potong rambut juga harus dilengkapi dengan pengetahuan mengenai model-model rambut terbaru. Anda juga harus paham model rambut apa yang sedang booming di kalangan pria.

Pengetahuan ini penting karena biasanya banyak orang yang bingung hendak memilih model rambut apa. Ketika anda dapat memberikan model rambut yang cocok kepada customer anda, maka mereka akan menjadi pelanggan setia anda.

2. Menentukan Nama Bisnis dan Logo Yang Mudah Diingat

Langkah kedua adalah saatnya anda menentukan nama bisnis dan logo yang mudah diingat oleh khalayak. Tidak ada salahnya jika anda menggunakan nama-nama favorite anda atau nama anda sendiri sebagai nama bisnis barbershop.

Pada umumnya banyak juga pemilik bisnis barbershop ataupun salon yang mencantumkan nama dirinya sendiri sebagai nama bisnis. Tentunya agar lebih diingat oleh customer.

Mengenai desain logo, mulailah cari referensi yang cocok. Logo merupakan identitas bisnis anda yang akan membedakan dari bisnis sejenis.

Oleh karena itu desain logo memegang peranan yang sangat penting. Mintalah saran dari keluarga, teman, sahabat, atau kerabat yang anda percayai untuk menentukan logo yang sesuai. Perhatikan pula warna dan bentuk logo.

Usahakan setiap elemen warna di dalam desain logo anda memiliki makna dan karakteristik yang tepat. Jangan pernah menjiplak logo milik orang lain karena akan menimbulkan masalah bagi anda dan usaha anda.

3. Menentukan Konsep Barbershop

Dewasa ini banyak konsep bisnis barbershop yang unik dan sangat menarik minat khalayak untuk potong rambut di sana. Ada yang memiliki konsep racing / balap, sehingga tempat duduknya dibuat menyerupai motor balap.

Ada pula yang memiliki konsep vintage, sehingga mulai dari desain interior, dekorasi, furniture, hiasan dindingnya, bahkan seragam pegawainya dibuat klasik. Semua konsep tersebut dirancang agar banyak konsumen yang berminat mencukur rambut di sana

Jadi mengenai konsep barbershop anda, ada baiknya jika anda merancang konsep unik yang dapat membuat orang tertarik untuk mencukur rambut di tempat anda.

Pikirkan matang-matang konsep yang sesuai dengan kesukaan anda. Utamakan kenyamanan customer di dalam konsep rancangan anda.

4. Mencatat Rincian Pengeluaran

Langkah yang satu ini juga tak kalah penting. Anda diwajibkan untuk mencatat rincian pengeluaran demi menentukan besarnya kisaran dana yang diperlukan untuk modal bisnis barbershop Anda.

Dengan mencatat rincian pengeluaran, anda akan terhindar dari pengeluaran-pengeluaran lain yang tidak perlu.

Catat perlengkapan yang dibutuhkan seperti kursi pangkas, kursi keramas, dan cermin, Selain itu anda harus mengetahui peralatan apa saja yang dibutuhkan seperti alat cukur, foam, gunting, kuas, sisir, dan sikat.

Catat juga biaya sewa lokasi, biaya renovasi, biaya dekorasi, biaya listrik, air, maintenance, dan gaji karyawan. Jangan lupa untuk mempersiapkan biaya promosi demi kelancaran bisnis barbershop anda.

Sumber : nadipos.com

About Yusdi UKM

UKM Riau - Portal Media Informasi, Info Peluang Usaha, Bisnis UKM Riau Dan Direktori UKM Pekanbaru Riau Berbasis MEA