Peluang Usaha Ayam Goreng Kriuk Dengan Laba Menggiurkan

Peluang Usaha Ayam Goreng Kriuk Dengan Laba Menggiurkan
Inspirasi Usaha


BISNISRIAU – Kuliner olahan ayam, khususnya ayam krispi atau yang sering disebut fried chicken merupakan menu paling populer bagi masyarakat. Hampir semua kalangan, mulai anak-anak hingga orang dewasa menggemarinya.

Kini, gerai fried chicken makin mudah ditemui. Mulai kelas resto hingga kios kaki lima. Pasar yang luas mengundang para pelaku usaha menjajal bisnis makanan cepat saji ini. Mereka juga terus berinovasi mengembangkan menu-menu cepat saji lainnya,  seperti burger, hotdog, kentang goreng dan lainnya.

Tak sedikit pula dari para pelaku usaha tersebut yang menawarkan peluang kemitraan untuk memperluas bisnisnya. Review pekan ini bakal membahas perkembangan kemitraan olahan ayam goreng renyah.

Bagaimana perkembangan gerainya? Apa saja kendala yang dihadapi? Dan inovasi apa yang dilakukan? Ada tiga pelaku usaha yang mewakili kondisi kemitraan olahan ayam krispi terkini, yaitu Crispyku Fried Chicken, Ayam Lebar dan Hasna Fried Chicken.
Berikut ulasannya :

Crispyku Fried Chicken
Salah satu merek yang cukup lama terjun ke bisnis ayam krispi adalah Crispyku Fried Chicken. Gerai ini sudah berdiri sejak 2008 silam dan mulai menawarkan kemitraan pada 2010 lalu.

Saat melakukan pengulasan kemitraan ini pada November 2016, Crispyku Fried Chicken telah membuka lebih dari 500 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia. Kini, jumlahnya bertambah menjadi 617 gerai.

Menurut Alexander Theo, General Manager Crispyku Fried Chicken, 80% dari jumlah mitra masih aktif. “Yang tak aktif karena lokasi kurang memadai atau kurang ramai dan belum ada karyawannya. Selain itu, ada mitra yang harus pindah ke luar kota,” ujar Alex.

Tahun ini, Crispyku mengubah paket kemitraan. Ada empat jenis paketnya, yakni Paket Modern senilai Rp 20 juta, Paket Exclusive senilai Rp 26 juta, Paket Istimewa dengan nilai investasi Rp 49 juta. Serta paket Mini Resto senilai Rp 200 juta.

Fasilitas yang akan didapatkan mitra berupa  booth,  peralatan dan perlengkapan usaha, seperti meja neon box mix steell, foodpan steinless. Lalu, pelatihan karyawan, stiker menu akrilik, seragam, media promosi dan bahan baku awal seperti ayam bumbu, tepung serta kemasan awal. Pada Paket Resto, mitra juga mendapatkan meja kursi, renovasi interior.

Setiap mitra tak dipungut royalty fee pada dua tahun pertama. Baru pada tahun ketiga berlaku royalty fee sebesar Rp 2,5 juta per tahun. Adapun menu yang ditawarkan berupa fried chicken, kentang goreng, burger dan minuman.

Terdapat beberapa perubahan harga produk yang di jual oleh Crispyku Fried Chicken. Saat ini potongan ayam renyah dibanderol Rp 7.000- Rp 9.000. Sedangkan, kentang dan burger dibanderol Rp 13.000. Untuk minuman bubble dihargai mulai Rp 8.000.

Mengacu gerai yang sudah beroperasi, mitra paket istimewa dan paket mini resto bisa meraup omzet berkisar Rp 60 juta sebulan. Laba bersihnya sekitar 15% – 20%,

Guna memperluas pasar, Crispyku sudah bekerjasama dengan layanan pesan antar dari ojek online, baik GrabFood maupun GoFood. “Dampaknya lumayan bagus, ada aja yang order via online,” pungkas Alex.

Pada tahun 2018 ini, Alex menargetkan jumlah gerai mitra 720 unit. “Banyak daerah yang belum dijangkau akan kami masuki,” tutup Alex.

Sumber: kontan.co.id


Tentang Wiwit Cahyati

I'm Graphic Designer, Programmer