Rabu, 7 Agustus 2019 13:25:09
Dilihat sebanyak 1.023 kali

Tips Memulai Sosial Media Marketing untuk Bisnis Kecil

Tips Memulai Sosial Media Marketing untuk Bisnis Kecil
Inspirasi Bisnis

Apakah Anda baru saja memulai sosial media marketing untuk bisnis kecil Anda? Ingin tahu bagaimana memulai sosial media marketing yang sukses?

Memang, untuk membuat sosial media Anda menjadi ramai dan efektif mempromosikan bisnis Anda adalah hal yang bisa dibilang susah-susah gampang.

Pada pembahasan kali ini, Anda akan menemukan empat tips memulai sosial media marketing untuk bisnis kecil.

# 1: Mengidentifikasi Tujuan Anda, Persona, dan audiens

Pendekatan yang terencana untuk sosial media selalu bekerja lebih baik daripada menggunakan sosial media secara tidak teratur atau acak.

Jadi untuk memulai sosial media marketing, Anda harus membuat tujuan terlebih dahulu.

Rencana Anda harus mencakup semua upaya untuk menjalankan bisnis Anda di sosial media.

Mulailah dengan menuliskan tujuan bisnis Anda. Rencana sosial media Anda juga harus mencakup hal-hal berikut ini.

Menyelaraskan Sosial Media untuk Tujuan Bisnis Anda

Setiap bisnis memiliki beberapa tujuan spesifik, dan rencana sosial media Anda harus berhubungan langsung dengan tujuan tersebut.

Misalnya, jika Anda mempunyai bisnis coffee shop, tujuan Anda mungkin adalah untuk meningkatkan jumlah pengunjung coffe shop Anda.

Jadi tujuan dari sosial media marketing Anda adalah bagaimana banyak orang mengetahui kedai kopi Anda dan mendorong lebih banyak orang untuk tahu dan datang ke lokasi kedai kopi Anda.

Anda bisa mendorong orang untuk check in di lokasi kedai kopi Anda dan atau mention akun sosial media Anda pada saat mereka update.

Identifikasi Persona Bisnis Anda

Persona adalah ciri khas seseorang, sesuatu yang identik dengan pribadinya.

Buat persona online untuk bisnis Anda. Anda harus membuat ciri khas dari bisnis Anda.

Orang akan mempunyai pandangan sendiri tentang bisnis Anda ketika mereka berinteraksi dengan bisnis Anda secara online.

Ciri khas akun sosial media Anda harus sejalan dengan saluran bisnis lainnya agar Anda mempunyai branding yang kuat.

Segala sesuatunya, dari kata-kata yang Anda gunakan di sosial media, jenis kampanye yang dijalankan, dan jenis gambar yang Anda posting akan meninggalkan kesan tentang bisnis Anda dalam pikiran target customer Anda.

Untuk membuat persona dari bisnis Anda, tulis daftar kata sifat yang Anda ingin orang-orang akan menghubungkannya dengan bisnis Anda.

Misalnya, DigitalMarketer.id identik dengan kata digital marketing, strategi digital marketing, bisnis online.

Gunakan tool seperti Wordle untuk membuat daftar kata-kata seperti di bawah ini. Sehingga Anda dapat menyimpannya sebagai kata-kata yang identik dengan bisnis Anda

Tentukan Target Customer Anda

Selain persona bisnis Anda, Anda juga harus tahu target customer. Jelaskan target customer Anda.

Ketika Anda tahu target audiens Anda usia, pekerjaan, pendapatan, minat, masalah, hambatan, kebiasaan, hal yang disukai, hal yang tidak disukai, motivasi dan keberatan , maka itu akan membantu Anda merancang kampanye dan membuat konten.

# 2: Mengidentifikasi PlatfomTerbaik untuk Memulai Sosial Media Marketing
Banyak pemilik bisnis menyebarkan diri terlalu tipis dengan mendaftar untuk beberapa jaringan sosial sekaligus.

Untuk memulai sosial media marketing, luangkan waktu untuk memahami beberapa sosial media populer sebelum memutuskan mana yang tepat untuk Anda.

Mulailah dengan mendengarkan. Sebelum menyiapkan akun untuk bisnis Anda, Anda bisa membuat akun pribadi di sosial media populer.

Anda bisa mencari kata kunci populer yang berkaitan dengan bisnis atau produk Anda.

Perhatikan hasil pencarian kata kunci tersebut untuk menemukan bagaimana orang berinteraksi dengan topik ini.

Apakah bisnis Anda dapat masuk ke dalam topik tersebut?  Apakah ada sesustu yang berharga jika Anda berinteraksi dengan orang-orang tersebut?

Anda juga perlu untuk memahami keunikan setiap sosial media. Setiap sosial media mempunyai cara yang berbeda dalam menampilkan konten secara efektif.

Cara-cara orang di dalamnya juga berbeda untuk berinteraksi dengan pengguna lain dan dengan berbagai bisnis.

Misalnya, Twitter sangat populer untuk update secara real-time dan lebih pendek, konten yang berbentuk mikro-blog.

Pinterest dan Instagram yang populer dengan konten visual, dan keduanya lebih populer di perangkat mobile (contoh; smartphone) .

Di Facebook, sebuah bisnis tidak bisa “berteman” dengan orang-orang (akun personal), tapi orang-orang bisa “like” Page sebuah bisnis untuk mengikuti update-nya.

LinkedIn digunakan oleh para profesional dan bisnis owner, banyak orang bergabung dengan komunitas yang mempunyai minat tertentu.

Jika bisnis Anda adalah B2B Anda bisa menggunakannya. Dengan kata lain, gunakan LinkedIn kalau target pasar Anda adalah sebuah bisnis, bukan perorangan.

Perhatikan hasil pencarian kata kunci tersebut untuk menemukan bagaimana orang berinteraksi dengan topik ini.

Apakah bisnis Anda dapat masuk ke dalam topik tersebut? Apakah ada sesustu yang berharga jika Anda berinteraksi dengan orang-orang tersebut?

Anda juga perlu untuk memahami keunikan setiap sosial media. Setiap sosial media mempunyai cara yang berbeda dalam menampilkan konten secara efektif.

Cara-cara orang di dalamnya juga berbeda untuk berinteraksi dengan pengguna lain dan dengan berbagai bisnis.

Misalnya, Twitter sangat populer untuk update secara real-time dan lebih pendek, konten yang berbentuk mikro-blog.

Pinterest dan Instagram yang populer dengan konten visual, dan keduanya lebih populer di perangkat mobile (contoh; smartphone) .

Di Facebook, sebuah bisnis tidak bisa “berteman” dengan orang-orang (akun personal), tapi orang-orang bisa “like” Page sebuah bisnis untuk mengikuti update-nya.

LinkedIn digunakan oleh para profesional dan bisnis owner, banyak orang bergabung dengan komunitas yang mempunyai minat tertentu.

Jika bisnis Anda adalah B2B Anda bisa menggunakannya. Dengan kata lain, gunakan LinkedIn kalau target pasar Anda adalah sebuah bisnis, bukan perorangan.

# 3: Pilih Tool Manajemen Sosial Media yang Tepat
Setelah Anda telah mengembangkan strategi sosial media untuk platform tertentu, saatnya untuk memilih tool manajemen sosial media.

Memilih tool yang tepat dapat menghemat banyak waktu dan membantu Anda mendapatkan hasil maksimal dari strategi sosial media marketing Anda.

Berdasarkan strategi sosial media Anda, susun daftar fitur dasar yang Anda butuhkan dari tool tersebut.

Sebagai bisnis kecil, fitur-fitur tersebut mungkin termasuk bisa posting konten di seluruh sosial media utama, memonitor mention brand/merk Anda sekaligus kata kunci, memahami audiens Anda, menciptakan konten, dan menghasilkan laporan kinerja.

Jika Anda memiliki tim yang juga menghandle strategi sosial media , Anda akan perlu sebuah tool yang menawarkan beberapa fitur yang memungkinkan Anda bisa berkolaborasi dengan anggota tim Anda.

Unutk benar-benar membangun branding di sosial media, Anda perlu melibatkan anggota tim lainnya.

Karena sosial media bersifat real time, Anda harus dapat bekerja di mana saja.

Tool manajemen sosial media Anda juga harus mendukung untuk perangkat mobile (perangkat mobile Anda maupun anggota tim Anda), dan membuat Anda dapat terus memonitor ke dalam segala sesuatu yang terjadi pada sosial media bisnis Anda.

Anda juga perlu menemukan sebuah tool yang terintegrasi dengan aplikasi bisnis lainnya , misalnya seperti Customer Relationship Managment (CRM) Anda.

Sumber : elitemarketer.id

About Yusdi UKM

UKM Riau - Portal Media Informasi, Info Peluang Usaha, Bisnis UKM Riau Dan Direktori UKM Pekanbaru Riau Berbasis MEA