Peluang Usaha Sup Ayam Kampung

Peluang Usaha Sup Ayam Kampung
Inspirasi Bisnis Peluang Usaha

BeritaUKM Menu berkuah satu ini pasti sudah tak asing lagi di lidah masyarakat Indonesia. Harumnya kuah kaldu ayam berpadu dengan rasa gurih, professional dan segar membuat banyak lidah menyukai sop ayam. Pangsa pasarnya pun cukup luas, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Luasnya pasar sop ayam inilah yang mendorong munculnya pemain baru. Seperti Sop Ayam Pak Mande asal Yogyakarta. Gerai ini berdiri sejak 2017. Kini, ada dua gerainya.

Awal 2018, Sop Ayam Pak Mande menawarkan kemitraan. Paket investasinya Rp 60 juta. Dengan modal tersebut, mitra bakal mendapat fasilitas kerjasama emblem selama 1–2 tahun, gerobak kayu, peralatan dan perlengkapan usaha lengkap, media promosi dan bahan baku.

Adhitya Dwiyanto, pemlik Sop Ayam Pak Mande menjelaskan, tak ada syarat luas minimal untuk tempat usaha. Yang penting, lahan parkir cukup luas.

Pilihan menu seperti sop ayam pada umumnya, mulai sop biasa campur, sop pisah daging, pisah sayap, dada dan lainnya. Ada sekitar 12 menunya dengan harga mulai Rp 10.000–Rp 22.000 per porsi. “Keunggulan sop kami, yakni memakai ayam kampung asli, bukan ayam pejantan,” tutur Adhit. Mitra juga bisa menambah menu lain, seperti bakmi dan nasi goreng jawa.

Dalam sehari, Adhit bilang, satu gerai bisa menghabiskan 10–20 ekor ayam kampung. Omzetnya berkisar Rp 2 juta–Rp 2,five juta per hari. Dalam sebulan, rata-rata omzet yang dapat dikantongi sekitar Rp 60 juta–Rp 70 juta.

Pihak pusat mengenakan biaya royalti bulanan sebesar 10%–20% dari laba bersih. “Royalti dan biaya perpanjangan, semua kami sesuaikan dengan kondisi mitra. Dan dari kami juga akan memantau rutin perkembangan mitra,” katanya. Prediksi balik modal gerai mitra bisa dicapai dalam 12–24 bulan.

Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI), Levita Supit berpendapat jika pemain baru yang masuk ke bisnis ini dan menawarkan kemitraan, harus punya ciri khas rasa yang kuat. “Sebab, rasa sop ayam ini otentik dan sudah ada emblem ternama yang jadi pioneer. Pasarnya memang masih banyak yang belum tergarap, tapi harus punya logo positioning yang kuat,” jelas Levita.

Sumber: kontan.co.id

About Isti RWD

Isti RWD Admin UKMRIAU