Lezatnya Nata De Soya

Lezatnya Nata De Soya
Inspirasi Bisnis

Pencemaran akibat air limbah tahu merupakan maslah utama yang menganggu kesehatan lingkungan. Khususnya pada musim kemarau. Selama ini air limbah tahu tersebut belum pernah dimanfaatkan sehingga dapat mencemari lingkungan sekitar indrustri. Air limbah tahu adalah air sisa pengumpalan tahu yang dihasilkan selama proses pembuatan tahu.

Air limbah masih mengandung bahan-bahan organik seperti protein, lemak dan karbohidrat yang mudah busuk sehingga menimbulkan bau yang kurang sedap. Jika ditinjau dari komposisi kiamianya, ternyata air limbah tahu mengandung nutrien-nutrien yang jika dibiarkan dibuang begitu saja ke sungai justru dapat menimbulkan pencemaran. Tetapi jika siamnfaatkan akan menguntungkan perajin tahu atau masyarakat yagn berminat mengolahnya.

Nata De Soya merupakan alternatif pilihan untuk mengatasi pencemaran lingkungan yang terasa langsung kerugian bagi manusia. Pembuatan Nata De Soya sama dengan Nata de Coco, bedanya hanya pada medianya yaitu limbah air kedelai dengan limbah air kelapa.

Cara pembuatannya:

Teknologi pembuatan nata de soya cukup sederhana karena semua bahan baku. Baik limbah tahu maupun enzimnya yaitu Asetobacter xylium demuanya dapat diperoleh dengan mudah.

Bahan :

  • 2 It air tahu
  • Bahan A-1,6 gr NPK
  • Bahan B-5 ml Cuka glasial 96%
  • Bahan C-10% Bibit Nata (Starter)

Cara Membuat :

  1. Saring air tahu
  2. Masukkan Bahan A(NPK,ZA) ke dalam air tahu
  3. Panaskan campuran di atas sampai mendidih 5 menit
  4. Masukkan bahan B, api dimatikan
  5. Masukkan dalam steril/bersih, tutup dengan kain/kertas koran.
  6. Simpan selama 1-2 minggu. Selama penyimpanan Tidak boleh digoyang, karena nata tebentuk akan mengedap dan akan terbentuk nata baru dipermukaan lagi sehingga nata yang dihasilkan tidak kompak.
  7. Setelah 1-2 minggua nata yang terbentuk kira-kira setebal 2-3 cm diambil- Nata de Soya mentah.

Sumber : bisnisukm.com

About Yusdi UKM

UKM Riau - Portal Media Informasi, Info Peluang Usaha, Bisnis UKM Riau Dan Direktori UKM Pekanbaru Riau Berbasis MEA