Cara untuk Memaksimalkan Bisnis Sampingan Anda

Cara untuk Memaksimalkan Bisnis Sampingan Anda
Inspirasi Bisnis

BeritaUKM,Riau-Hidup itu memang berat. Kebutuhan hidup setiap saat selalu meningkat. Maka tak heran jika banyak orang selain bekerja sebagai karyawan kantoran, juga memiliki bisnis sampingan. Biasanya mereka yang menjalani bisnis sampingan memiliki tujuan ketika suatu saat bisnis ini telah besar, mereka bisa melepas pekerjaan mereka sebagai karyawan dan fokus pada bisnis yang dikelola.

Untuk menjalankan bisnis sampingan, biasanya mereka akan mengelolanya di luar jam kerja. Maka  jika jam kerja di Indonesia secara umum berlangsung antara jam 8 pagi hingga jam 4 sore, para pemilik bisnis selain menjadi karyawan setidaknya meluangkan waktu dari jam 5 sore sampai jam 9 malam untuk memaksimalkan bisnis mereka.

Saat awal menjalankan bisnis di sela-sela pekerjaan utama sebagai karyawan pastilah penuh peluh dan keringat. Namun itulah tantangan yang harus dihadapi dan ditaklukkan demi hasil yang akan membuat senyum kita merekah. Hari-hari pertama bisnis berjalan, Anda harus siap lembur dan tidur lebih sedikit dibandingkan hari-hari sebelumnya. Jangan mengeluh jika kesuksesan yang ingin Anda raih. Siapa tahu di balik kerja keras Anda nanti, bisnis ini bisa berkembang menjadi bisnis besar dan Anda tak perlu lagi menjadi karyawan.

Agar Anda tetap on the track saat menjalankan bisnis sampingan di sela-sela waktu pekerjaan utama, inilah enam cara untuk memaksimalkan bisnis yang Anda jalankan:

1. Catat Keuangan dengan Baik

memaksimalkan bisnis sampingan dengan catatan keuangan yang rapi

Di awal bisnis berjalan, Anda mungkin belum menghasilkan uang apapun. Justru Anda harus berinvestasi dalam beberapa biaya, seperti biaya setting tempat, listrik, sewa kantor, desain interior, pemeliharaan hosting web hingga dan tinta printer dan tagihan telepon. Jadi pastikan Anda memiliki cukup ruang gerak dalam posisi keuangan bisnis. Anda setidaknya harus memiliki tabungan yang bisa digunakan dalam enam bulan ke depan untuk membayar semua biaya tersebut, termasuk menggaji karyawan.

Agar keuangan dalam bisnis baru Anda tertata rapi, maka Anda perlu membuat daftar semua hal yang mungkin Anda perlukan dalam enam bulan pertama bisnis tersebut, dan periksa apakah gaji atau tabungan Anda dapat menutupinya.

Setelah Anda mulai menghasilkan uang dari bisnis sampingan Anda, ada baiknya menyewa seorang akuntan sehingga Anda mendapat laporan keuangan secara sistematis dan menyeluruh. Anda juga tak perlu bingung masalah pajak dan gaji karyawan, karena akuntan Anda akan menghitungnya dengan seksama.

2. Cek Harapan Anda

memaksimalkan bisnis sampingan dengan harapan yang tepat

Benar adanya bahwa Anda harus punya impian setinggi langit, namun di satu sisi jangan lupa juga kaki Anda harus tetap menginjak bumi. Jadi ketika kenyataan tidak sesuai dengan harapan, Anda tidak terlalu sakit ketika jatuh.

Pada enam bulan pertama menjalankan bisnis sendiri, jangan membayangkan diri Anda bisa bersantai di pantai, mengikuti kelas yoga, bertemu dengan teman-teman lama atau sekedar ngopi cantik bersama kolega. Jika itu yang Anda bayangkan, Anda mungkin perlu menyesuaikan harapan tersebut.

Mengubah hobi atau ketrampilan menjadi sumber penghasilan utama Anda dapat membutuhkan banyak usaha, terutama ketika Anda tidak dapat berkomitmen untuk mengerjakannya dalam waktu yang penuh alias hanya dikerjakan secara sampingan. Tentu saja hal tersebut akan menjadi sebuah proses jangka panjang, jadi buatlah sasaran Anda realistis – misalnya, ‘Saya ingin mendapatkan klien reguler saat Natal,’ atau, ‘Saya ingin menghasilkan cukup uang untuk membayar tagihan baru setiap bulan.’

Jika Anda merasa kesulitan dengan beban kerja Anda, mungkin sudah waktunya untuk menurunkan jam dan harapan Anda sesuai dengan itu. Mengubah hasrat Anda menjadi bisnis adalah tujuan yang fantastis, tetapi mengerjakan proyek yang Anda sukai memberi hadiah tersendiri – jadi jika tidak berhasil, Anda tidak perlu sungkan untuk mengalihkannya kembali menjadi sebuah hobi.

3. Bangun Branding dengan Baik

memaksimalkan bisnis sampingan dengan personal branding

Membangun branding adalah langkah pertama yang penting untuk membangun bisnis Anda sendiri. Silakan tengok pengusaha-pengusaha yang kini telah sukses. Bahkan mereka yang mengawali bisnis sebagai pekerjaan sampingan selalu memulainya dengan membangun branding secara kuat sejak awal.

Memulai branding bisa diawali dengan memilih nama dan logo yang tepat. Buatlah nama yang unik, mudah diingat tapi sekaligus memberikan pesan yang kuat kepada calon klien Anda. Tuangkanlah ide-ide kreatif menyangkut nama, logo dan pesan yang ingin Anda sampaikan lewat kartu bisnis dengan desain dan hasil cetak yang berkualitas.

Pastikan untuk mencetak kartu bisnis pada tempat terbaik. Kartu nama bisnis adalah jembatan bagi merek Anda. Orang akan menilai kepribadian, dan kualitas pelayanan brand Anda dilihat dari kartu bisnis yang Anda sodorkan. Maka jangan anggap sepele sebuah kartu bisnis, karena bisa mengubah persepsi orang terhadap diri Anda dan bisnis yang sedang Anda kerjakan.

Ketika Anda menjalankan bisnis sampingan di luar jam kerja utama Anda, waktu adalah esensi. Begitu Anda tahu apa yang merek Anda wakili dan bagaimana Anda ingin hal itu dirasakan, Anda dapat membuat percikan secara cepat dan konsisten melalui situs web, media sosial, dan kartu bisnis.

4. Manfaatkan Media Sosial

memaksimalkan bisnis sampingan dengan sosial media

Tidak akan ada yang menyalahkan Anda untuk mengisi waktu luang saat istirahat makan siang atau di akhir pekan dengan membangun merek dan memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Di saat seperti inilah, media sosial menjadi alat yang berguna untuk memaksimalkan bisnis kecil.

Selain menjadi cara yang bagus untuk menampilkan merek Anda di depan ribuan pemirsa yang berbeda, menyiapkan akun Instagram, Facebook, dan Twitter khusus memberi Anda cara untuk terhubung dengan pelanggan atau klien saat Anda sedang bepergian, sehingga Anda bisa selalu memaksimalkan peluang yang ada.

Luangkan waktu untuk mengambil beberapa foto hebat dari beberapa angle produk Anda. Yakinlah hal itu akan benar-benar membuat Anda menonjol dari pesaing Anda.

5. Jangan Memperlakukannya sebagai Hobi

memaksimalkan bisnis sampingan bukan sebagai hobi

Bisnis sampingan yang sedang Anda jalankan mungkin bukan sumber utama penghasilan Anda. Namun ingatlah bahwa Anda hanya akan mendapatkan apa yang Anda usahakan dengan benar. Oleh karenanya, Anda harus selalu berfokus pada proyek yang sudah Anda sukai sepenuh jiwa – entah itu desain grafis, berjual perhiasan atau menjadi penulis konten. Bisnis yang dijalankan berdasarkan kesukaan seharusnya tidak akan bermasalah dengan motivasi

About Sasi RWD

UKM Riau - Portal Media Informasi, Info Peluang Usaha, Bisnis UKM Riau Dan Direktori UKM Pekanbaru Riau Berbasis MEA