Selasa, 11 Juli 2017 08:53:29
Dilihat sebanyak 1.960 kali

7 Tips Usaha Gorengan Beromzet Jutaan Rupiah di Pekanbaru

7 Tips Usaha Gorengan Beromzet Jutaan Rupiah di Pekanbaru
Inspirasi Bisnis Menjalankan Bisnis Pekanbaru Peluang Bisnis Peluang Usaha Tips Bisnis

7 Tips Usaha Gorengan Beromzet Jutaan Rupiah di Pekanbaru – Usaha Gorengan banyak kita temui di berbagai tempat. Meski demikian masih banyak lokasi yang bisa kita jadikan ladang bisnis gorengan. Tidak hanya lokasi, setidaknya ada 9 faktor lain yang menjadikan pebisnis gorengan punya omset jutaan rupiah.

Peluang usaha semakin luas  dengan kian luasnya pangsa pasar. Tinggal menunggu para pebisnis memulai karirnya dari bidang yang mana. Bila anda yang ingin mengubah sesuatu yang ringan dan biasa menjadi tetap ringan tetapi memiliki nilai plus dan kreatif.

Maka layak apabila anda memikirkan kembali dalam membangun usaha, pasalnya salah satu ide cemerlang satu ini juga perlu menjadi salah satu referensi. Yaitu gorengan, anda mengenal salah satu jajanan yang kian marak dan mudah ditemui ini bukan??. Jajanan yang tak pernah habis terkikis oleh waktu.

Bisnis Gorengan

Dengan masa yang kian berubah dan semakin orang-orang berfikiran maju serta modern, jadi tidak ada salahnya bila anda juga mengikuti perkembangan zaman yang begitu pesat ini. Ini adalah beberapa hal yang membuat bisnis gorengan ini makin laris.

1. Lokasi penjualan

Hampir semua tempat yang dilewati masyarakat bisa kita jadikan lokasi berjualan gorengan. Tidak harus di alun-alun atau pusat kota. Yang penting lokasinya ramai, parkir gratis, dan aman dari bahaya kebakaran.

Nilai plus jika anda bia berjualan di dekat toko lain. Misalnya di depan Indomaret, samping toko baju, atau di dekat toko buah.

2. Tidak perlu gedung yang mewah dan mahal

Tidak perlu membuka atau menyewa tempat yang mahal seperti membuka restoran untuk sukses berjualan gorengan. dengan Gerobak yang kecil pun bisa menjadi sumber penghasilan anda. Syarat utama sukses di bisnis ini adalah gorengan yang enak dan sehat.

3. Menggoreng dengan sehat

Beberapa waktu yang lalu banyak beredar info gorengan plastik. Sekarang masyarakat sudah mulai cerdik membedakan makanan yang sehat dan yang bukan. Anda pun harus menyajikan gorengan yang sehat agar pelanggan tidak lari ke penjual lain.

Selain menghindari campuran berbahaya di gorengan, anda juga  harus rajin mengganti minyak goreng. Minyak goreng  sudah terlalu hitam umumnya menyajikan rasa yang aneh dan terkesan tidak higienis.

4.Modal yang relatif kecil

Bisnis satu ini bisa diawali dengan odal kurang dari 1 juta. Murah bukan? Berikut adalah rinciannya :

Gerobak                        = 500.000
Gas elpiji dan kompor     = 300.000
Peralatan menggoreng    = 190.000
Pisau                              =      6000
Modal Bisnis Gorengan = 996.000

4. Keuntungan menggiurkan

Dengan modal kurang dari 1 juta. Bisnis ini menawarkan balik modal kurang dari 1 bulan. Keuntungan yang besar ini membuat banyak sekali kita temui pebisnis gorengan di sekitar jalan raya. Berikut ini rincian penghasilan mereka dalam satu hari :

Total penghasilan : 300×700   = 210.000
Bahan baku                           = 148.000
Biaya parkir gerobak              = 2.000
Penghasilan bersih : 60.000/hari atu 1.800.000 perbulan.

6. Gorengan untuk semua orang

Semua kalangan suka gorengan. Hanya yang takut kolesterol yanng menghindarinya. Siapapun itu, tua muda, miskin kaya, cantik ganteng, semuanya suk gorengan. Makan ini sudah jadi camilan khas Indonesia.

7. Membuat Gorengan yang unik

Membuat gorengan itu mudah. Hampir semua orang bisa membuatnya. Namun membuat Usaha gorengan yang unik kian menjanjikan saat masyarakat kita makin berduit. Di sisi lain mereka sudah bosan dengan gorengan yang mainstream. Oleh karena itu, penting bagi anda untuk memberi nilai tambah  (sedikit keunikan didalamnya ) agar gorenganmu laku keras.

jadi, jika anda berminat untuk membuka usaha gorengan. tidak ada salahnya untuk mencoba bisnis yang satu ini.

About Sasi RWD

UKM Riau - Portal Media Informasi, Info Peluang Usaha, Bisnis UKM Riau Dan Direktori UKM Pekanbaru Riau Berbasis MEA