Sabtu, 25 September 2021 16:05:40
Dilihat sebanyak 400 kali

[POPULER MONEY] Cara Cek Penerima BLT UMKM Rp 1,2 Juta di Eform BRI | Alasan Yenny Wahid Mundur sebagai Komisaris Garuda

[POPULER MONEY] Cara Cek Penerima BLT UMKM Rp 1,2 Juta di Eform BRI | Alasan Yenny Wahid Mundur sebagai Komisaris Garuda
Berita UKM Nasional Dunia UKM Iklan UKM Liputan Media Peluang Bisnis Pemasaran UKM Tips Bisnis

1. Cara Cek Penerima BLT UMKM Rp 1,2 Juta di Eform BRI

BLT UMKM Rp 1,2 juta kembali dicairkan pada Juli-September 2021. Untuk memastikan sebagai penerima BPUM atau BLT UMKM senilai Rp 1,2 juta, dapat dicek secara online di laman eForm.BRI (eForm.bri.co.id).

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengatakan, ada penambahan target penerima, tepatnya di kuartal ketiga. Pemerintah menambah target penerima BLT UMKM sebanyak 3 juta orang. Program BPUM memberikan dana sebesar Rp 1,2 juta, lebih rendah dari tahun lalu yang senilai Rp 2,4 juta.

Tahun ini, pemerintah juga menambah lembaga penyaluran BLT UMKM, dari yang sebelumnya hanya melalui BNI dan BRI, kini pencairan dana BLT UMKM bisa dilakukan di Bank Mandiri, Bank Pembangunan Daerah (BPD), dan POS Indonesia.

2. Pemerintah Tegaskan Aturan Wajib Vaksin bagi Pengunjung Mal

Kementerian Perdagangan menegaskan syarat wajib vaksin dan penerapan protokol kesehatan bagi pengunjung serta pegawai dan pedagang di pusat perbelanjaan dan mal dalam masa uji coba pembukaan pusat perbelanjaan dan mal yang berlangsung pada 10 Agustus-16 Agustus 2021.

“Kementerian Perdagangan telah menetapkan syarat wajib vaksin bagi para pengunjung dan pegawai serta pedagang yang terlibat dalam operasional pusat perbelanjaan dan mal,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan, dilansir dari Antara, Jumat (13/8/2021).

“Vaksinasi syarat wajib yang harus dipenuhi dengan data yang terintegrasi dalam aplikasi PeduliLindungi,” ujar dia lagi. Upaya itu dilakukan untuk menyelamatkan pelaku usaha perdagangan di pusat perbelanjaan dan mal agar bisa kembali berjualan dan tetap bisa mengendalikan penyebaran Covid-19.

3. Yenny Wahid Mundur sebagai Komisaris Garuda, Ini Alasannya

Yenny Wahid memilih untuk mundur dari jabatan Komisaris Independen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Hal tersebut diungkapkannya dalam video yang diunggah di akun Twitter pribadinya @yennywahid. Ia mengajukan surat pengunduran diri ke Kementerian BUMN pada Kamis (12/8/2021) kemarin.

“Saya datang ke kementerian BUMN untuk menyerahkan surat pengunduran diri saya dari Garuda Indonesia maskapai kebanggan kita semua,” ujarnya dalam video tersebut dikutip Jumat (13/8/2021).

4. 3 Pendiri Startup Ini Masuk 13 Orang Terkaya di Singapura, Semuanya Bos Shopee

Ada hal menarik dari jajaran orang-orang terkaya di Singapura tahun 2021. Selain pergeseran peringkat satu orang terkaya di Negeri Singa, sejumlah pendiri startup berhasil masuk dalam jajaran orang-orang terkaya.

Mengutip Forbes, Jumat (13/8/2021), setidaknya seperlima dalam daftar 50 orang terkaya Singapura adalah taipan teknologi yang dibuatnya sendiri. Tiga di antaranya masuk dalam jajaran 20 orang terkaya.

Mereka adalah Forrest Li yang menempati peringkat ke-5 dengan total kekayaan 15,9 miliar dollar AS, Gang Ye menempati peringkat ke-7 dengan kekayaan 10,3 miliar dollar AS, dan David Chen di peringkat ke-13 dengan kekayaan 3,1 miliar dollar AS. Ketiga orang itu tergabung dalam induk usaha e-commerce Shopee, Sea Group. Sang pendiri, Forrest Li kini menjabat sebagai CEO Sea, sementara Gang Ye adalah Co-Founder, serta David Chen adalah Co-Founder dan Chief Product Officer Shopee.

5. Ini Susunan Komisaris dan Direksi Garuda Indonesia Terbaru

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk telah usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2020. Adapun pembahasan yang disampaikan dalam RUPST terdapat 7 agenda, salah satunya yaitu perombakan jajaran direksi dan komisaris di perusahaan maskapai pelat merah tersebut. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyebutkan beberapa nama yang telah diberhentikan dari jabatan

“Jadi RUPST kali ini, telah memberhentikan dengan hormat Bapak Triawan Munaf, Pak Peter F Gontha, Bapak Elisa Lumbantoruan, Ibu Yenny Zannuba Ariffah (Yenny Wahid) dari jajaran Dewan Komisaris serta Wakil Direktur Utama Bapak Dony Oskaria dan Direktur Niaga dan Kargo Bapak Muhammad Rizal Pahlevi,” katanya dalam konferensi pers virtual, Jumat (13/8.2021).

Menurut Irfan, perombakan tersebut sudah sesuai usulan dari pemegang saham Seri A Dwiwarna, sekaligus merupakan bagian dari langkah strategis untuk mempersiapkan Garuda Indonesia menjadi perusahaan dengan tata kelola organisasi yang lebih fokus serta adaptif.

 

sumber:kompas.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

About Yusdi UKM

UKM Riau - Portal Media Informasi, Info Peluang Usaha, Bisnis UKM Riau Dan Direktori UKM Pekanbaru Riau Berbasis MEA