Bisnis Usaha Kolang Kaling Pekanbaru Riau

Bisnis Usaha Kolang Kaling Pekanbaru Riau
Dunia UKM


Bisnis Usaha Kolang Kaling Pekanbaru Riau – Kolang-kaling merupakan buah yang berasal dari pohon aren yang memiliki bentuk pipih dan bergetah. Kolang-kaling biasanya disajikan sebagai pelengkap es buah atau nikmat juga dibuat sebagai manisan.

Kolang-kaling memiliki tekstur yang kenyal, licin, dan berwarna putih transparan. Kolang-kaling memiliki kadar air sangat tinggi hingga mencapai 94 persen dalam setiap 100 gramnya.

Kolang-kaling juga memiliki banyak kandungan lain yang sehat untuk tubuh seperti protein, karbohidrat, dan kalsium.

Berangkat dari banyaknya manfaat kolang-kaling, Fithrawan (42) membuka usaha manisan kolang-kaling yang diberi nama “Koling.”

Usaha Koling telah ditekuninya sejak bulan Juli 2015 dengan modal Rp5 juta. Ketika itu sedang maraknya penjualan kolang-kaling untuk menu berbuka puasa.

“Saat itu saya berjualan di suatu bazar, awalnya berjualan untuk mereka yang berpuasa sebagai bekal berbuka di jalan. 15 hari berdagang kami mendapatkan tanggapan positif terbukti dengan adanya pesanan ulang (repeat order),” kata Fithrawan pemilik usaha Koling.

Dari tanggapan positif para pembelinya, Fithrawan dibantu sang istri Ayu mulai menekuni usaha tersebut. Fithrawan atau yang biasa disapa Wawan, memiliki motivasi tersendiri dalam menjalankan usaha Koling.

Salah satunya, pria tersebut ingin memperkenalkan banyaknya manfaat kolang-kaling untuk kesehatan.

Menurut dia, kolang-kaling mengandung 90 persen kalsium yang baik digunakan sebagai pengobatan tulang, sendi, dapat memperlambat osteoporosis, dan juga cocok untuk mereka yang menjalani diet.

Target market dari usahanya tersebut adalah mereka yang berusia 35-60 tahun atau mereka yang memiliki masalah tulang atau persendian.

Fithrawan dapat memproduksi manisan kolang-kaling hingga sekitar 300 kilogram per bulannya. Camilan manis ini juga dibuat dengan bahan-bahan alami, tanpa pemanis buatan, dan tanpa bahan pengawet.

Koling tersedia dalam empat varian yaitu yang terfavorit Rozen, Melon, Vanila dan Stroberi. Ada tiga ukuran kemasan yaitu ukuran 200 gram seharga Rp12 ribu per pak, 400 gram Rp23 ribu per pak, dan 1 kilogram Rp55 ribu per pak.

Kolang-kaling dipilih secara selektif agar kesegaran dan kekenyalan serta bentuknya tepat. Buah kolang-kaling dibelinya dari petani yang berasal dari Banten dan Cianjur.

Saat ini omzet dari berjualan manisan kolang-kaling mencapai Rp15 juta per bulannya. Fithrawan terus mengembangkan usahanya dengan menjajaki manisan Koling melalui media sosial.

Fithrawan juga berharap dapat melebarkan sayap penjualan Koling tidak hanya di pasar tradisional namun juga di pasar modern. Sumber : money.id


Tentang Reza UKM

Web Development at Riau Web Design | Administrator at UKMRIAU | Mimin at KosNgosan | Still Ngenes With Single Status