Akhir Pekan Harga Telur Dan Daging Stabil

Akhir Pekan Harga Telur Dan Daging Stabil
Berita UKM Nasional Dunia UKM


BisnisRiau, Jakarta  Jelang memasuki akhir pekan, harga telur dan daging di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, terpantau stabil. Harga telur cenderung belum berubah sejak awal pekan ini.

Herman (29), pedagang telur di Pasar Kebayoran Lama menyampaikan, harga telur ayam dalam negeri kini masih Rp 23 ribu per kg.

“Masih sama. Telur (ayam dalam negeri) masih Rp 23 ribu per kg. Abis turun belum berubah lagi,” ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Dia juga mengaku, stabilitas harga pun dirasakan produk telur lain. Seperti telur kampung yang dijual Rp 2.200 per butir, telur puyuh Rp 33 ribu per kg, dan telur bebek Rp 2.800 per butir.

Hal senada diungkapkan Mifthaludin (20), yang menawarkan bermacam produk telur dengan harga sama seperti Herman. Sebuah pengecualian untuk telur bebek di tempat Mifthaludin, yang terpangkas Rp 200.

“Telur bebek Rp 2.600 (dari harga semula Rp 2.800), turun. Tapi saya enggak tahu turunnya kenapa,” aku dia.

Stabilitas harga pun dirasakan komoditas daging sapi di Pasar Kebayoran Lama. Adi (52), pedagang daging sapi mengutarakan, harga daging sapi belum berubah dalam waktu dekat ini.

“Masih sama. Daging dalam Rp 120 ribu per kg, daging luar Rp 115 ribu per kg, daging iga Rp 70 ribu per kg,” sebutnya.

Pemangkasan harga justru dirasakan daging ayam. Purwaningrum (48), penjual daging ayam potong di pasar yang sama menyampaikan, harga daging ayam yang dijualnya sedang turun sejak beberapa hari lalu.

“(Daging) ayam lagi turun, sudah 4 hari. Sekarang Rp 23 ribu (per kg), biasanya sekitar Rp 26.500 (per kg),” tutur Purwaningrum.

Cuaca Panas Buat Harga Sayuran di Pasar Kebayoran Lama Naik

Harga beberapa komoditas sayuran di pasar tradisional terpantau naik. Penjual mengeluh, kondisi cuaca yang panas dan kering membuat pasokan pangan dari distributor terhambat.

Seperti harga buncis dan kacang panjang yang dijual Mama Tole (50), pedagang sayuran di Pasar Kebayoran Lama. Harga kedua komoditas ini melonjak hingga Rp 24 ribu per kg.

“Yang mahal itu sayur, buncis, kacang (panjang). Buncis lagi Rp 24 ribu per kg, biasanya Rp 16 ribu (per kg). Kacang (panjang) juga Rp 24 ribu, biasanya Rp 16 ribu,” ujar dia kepada Liputan6.com di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

“Itu naik soalnya panasnya lagi gede, kemarau,” Mama Tole menambahkan.

Berbeda dengan buncis dan kacang panjang, harga produk sayuran lain seperti bawang di pasar yang sama cenderung variatif.

Uus (50), salah seorang pedagang menyampaikan, produk bawang yang ia jual relatif stabil, bahkan terpangkas.

“Bawang putih bulat Rp 25 ribu per kg, kalau yang cutting-nya Rp 30 ribu per kg. Bawang merah justru turun, lagi banjir (pasokan), Rp 25 ribu per kg,” ungkap dia.

Uus menyatakan, harga bawang merah telah merosot sejak sekitar 3 hari lalu. Sebelumnya, bawang merah dijual pada kisaran Rp 30 ribu per kg.

Stabilitas harga bawang pun diakui Mama Tole, namun dengan harga jual yang berbeda. Dia menawarkan bawang merah Rp 30 ribu per kg, bawang putih bulat Rp 30 ribu per kg, dan bawang putih cutting Rp 35 ribu per kg.

Untuk komoditas cabai, Uus dan Mama Tole sepakat, harganya masih terus normal sampai hari ini. Keduanya masih menjual cabai rawit merah pada kisaran Rp 40 ribu per kg.

Sementara cabai rawit hijau dipatok pada angka Rp 30 ribu per kg, dan cabai merah keriting Rp 30 ribu per kg.

sumber: liputan6.com


Tentang Isti RWD