APBN Tidak Bisa Diubah Tiap Menit? Ini Kata Sri Mulyani

APBN Tidak Bisa Diubah Tiap Menit? Ini Kata Sri Mulyani
Bisnis Pekanbaru


BisnisRiau – Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi global naik hingga 3,1% pada 2018. Kenaikan ini disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi global pada 2017 yang jauh lebih kuat dari perkiraan akibat pemulihan di sektor investasi, manufaktur dan perdagangan hingga menguatnya harga komoditas di sejumlah negara berkembang.

Melihat hal ini, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan meski perekonomian Indonesia bergantung pada ekonomi Global, namun proyeksi ini belum mempengaruhi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (R-APBN) 2018 RI.

Sri Mulyani menyatakan, hingga saat ini pemerintah belum ada niat untuk mengubah asumsi yang telah di patok di RAPBN. Pasalnya 2018 bahkan belum berjalan sebulan sehingga masih menggunakan asumsi saat ini.

“APBN kita masih 5,4% (pertumbuhan ekonomi), baru jalan 1-2 minggu (2018), pakai itu saja dulu ya,” ungkap Sri Mulyani di Djakarta Theater, Rabu (10/1/2018).

Selain itu, untuk asumsi lain seperti harga minya juga akan masih tetap sesuai dengan patokan pemerintah saat ini.

“Ya itu juga termasuk, itu kan UU APBN, jadi enggak bisa ubah setiap menit atau setiap bulan, jadi kita masih menggunakan itu. Nanti kalau situasi berubah yang tidak sama dengan asumsi itu, konsekuensinya kita harus kelola. Itu yang makanya selalu saya sampaikan, kita akan memantau apakah itu harga minyak, apakah itu tingkat suku bunga global, apakah itu berhubungan dengan gross dari luar negeri serta ekspor dan impor,” tukasnya.

Untuk diketahui, menurut perkiraan Bank Dunia, pertumbuhan ekonomi di negara-negara maju diperkirakan akan turun tipis menjadi 2,2% pada 2018 dari 2,3% pada 2017, karena bank-bank sentral utama cenderung secara bertahap menarik diri dari kebijakan moneter yang akomodatif

Dengan investasi swasta yang lebih kuat, ekonomi AS diperkirakan tumbuh 2,3% pada 2017. Pertumbuhan ini diperkirakan akan meningkat menjadi 2,5% pada 2018 dan kemudian moderat menjadi rata-rata 2,1% pada 2019 dan 2020.

Bank Dunia memperkirakan bahwa rancangan undang-undang pajak yang baru-baru ini disetujui oleh Kongres AS diharapkan dapat meningkatkan investasi perusahaan, karena rendahnya tarif pajak perusahaan dan pengeluaran penuh peralatan baru.

( Sumber : Okezone.com )

 


Tentang Sasi RWD

UKM Riau - Portal Media Informasi, Info Peluang Usaha, Bisnis UKM Riau Dan Direktori UKM Pekanbaru Riau Berbasis MEA