Kamis, 15 Juni 2017 07:07:22
Dilihat sebanyak 2.516 kali

Peluang Bisnis Jualan Kolak saat Puasa di Pekanbaru Riau

Peluang Bisnis Jualan Kolak saat Puasa di Pekanbaru Riau
Bisnis Bulan Ramadhan Bisnis Lebaran

Peluang Jualan Kolak saat Puasa di Pekanbaru Riau – Kolak menjadi menu pembuka yang biasanya tak lepas pada masa bulan puasa. Untuk membuat kolak, memang umumnya diperlukan waktu yang agak lama. Nah, agar bisa dibuat lebih cepat, anda bisa memanfaatkan atau menggunakan stok manisan kolang – kaling. Manisan ini di bulan Ramadhan sangat berguna untuk tambahan berbagai jenis minuman dingin yang menyegarkan.

Setelah anda memilih kolang kaling yang tepat, Anda bisa mengolahnya menjadi manisan yang tidak menggunakan tambahan pewarna. Manisan kolang kaling memiliki cita rasa yang disukai anggota keluarga, karena selain enak, juga mengandung aroma sedap yang disebabkan pemakaian gula aren dan daun jeruk. Berikut langkah praktis pembuat manisan kolang kaling.

Persiapan Bahan
Bahan-bahan yang perlu dipersiapkan untuk membuat manisan kolang kaling antara lain: 1 kg kolang kaling, 1/2 kg gula aren warna cokelat tua (potong kecil-kecil), 5 sendok makan gula pasir, 1 liter air cucian beras (air cucian beras ini diperoleh pada cucian yang ke tiga), 1 liter air, 2 lembar daun pandan, dan 2 lembar daun jeruk purut.

Membersihkan Kolang-kaling
Kolang-kaling yang beli di toko atau pun pasar perlu dicuci dengan memakai air bersih. Setelah dicuci beberapa kali, lalu tiriskan. Langkah selanjutnya adalah merendam kolang kaling ke dalam air cucian beras kurang lebih selama 2-3 jam. Cuci kolang-kaling sambil digosok-gosok agar lendir dan aroma asamnya menjadi hilang. Setelah itu, bilas kembali dengan air bersih, lalu ditiriskan sampai kering.

Merebus Kolang-kaling
Kegiatan berikutnya adalah merebus gula pasir dan gula aren ke dalam air hingga mendidih dan gula menjadi larut. Setelah itu, angkat lalu saring. Setelah proses penyaringan, air gula tersebut dituang ke dalam panci bersama dengan kolang kaling, daun pandan dan daun jeruk. Adonan kolang-kaling itu direbus dengan api kecil. Angkatlah ketika kandungan air dalam adonan tersebut hampir kering dan kolang kaling berubah kecokelatan.

Penyimpanan dan Penyajian
Setelah diangkat dari panci dan dituangkan ke sebuah wadah, maka kolang-kaling harus dibiarkan dingin sebelum dikonsumsi. Jika sudah pada suhu kamar, kolang-kaling sebaiknya disiimpan dalam waduh tertutup. Agar lebih awet dan fresh, masukkan ke dalam lemari es.

Selain untuk camilan, kolang kaling ini bisa dicampurkan dalam kolak atau es buah. Jika dijadikan sebagai sumber usaha, manisan kolang-kaling ini bisa dijual langsung dengan gerobak, atau sistem titip jual pada toko-toko terdekat dengan memakai kemasan yang menarik. Sumber : kerjausaha.com

About Reza UKM

Web Development at Riau Web Design | Administrator at UKMRIAU | Mimin at KosNgosan | Still Ngenes With Single Status