Investor Tak Peduli Tahun Politik..!

Investor Tak Peduli Tahun Politik..!
Berita UKM Nasional Liputan Media


BISNISRIAU – Indonesia akan memasuki tahun politik pada dua tahun mendatang. Pada tahun 2018, Indonesia akan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak dan pada tahun 2019 Indonesia akan menghadapi Pemilihan Presiden dan Legislatif.

Banyak yang mengkhawatirkan kondisi perekonomian Indonesia akan terganggu ketika memasuki tahun politik. Hal tersebut pun berdampak kepada investor yang cenderung melakukan wait and see (menunggu dan mengamati) situasi perekonomian Indonesia tersebut.

Menanggapi hal tersebut , Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) M Azhar Lubis mengatakan dirinya tidak terlalu mengkhawatirkan akan adanya tahun politik. Karena beberapa investor yang sudah terbiasa dan lama berinvestasi di Indonesia tidak terlalu berpengaruh.

Apalagi, para investor tersebut sudah bertahun-tahun berada di Indonesia. Yang mana setiap tahunnya, Indonesia selalu menghadapi situasi politik.

“Kalo saya lihatnya pilkada sudah tiap tahun. Kalau dia yang sudah di Indonesia tidak ada masalah lagi. Makanya Unilever Nestle enggak masalah lagi,” ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat BKPM, Jakarta, Selasa (30/1/2018).

Menurut Azhar, yang dicari para investor existing ini adalah mengenai kebijakan-kebijakan yang ditawarkan oleh pemerintah. Seperti kemungkinan mendapatkan insentif pajak dari pemerintah.

“Paling yang existing itu pada nanya gimana nih saya dapat insentif enggak, paling gitu,” ucapnya.

Hanya saja lanjut Azhar, yang dikhawatirkan adalah investor-investor yang baru. Investor tersebut disebut-sebut sangat rawan sekali membatalkan niatnya untuk investasi di Indonesia.

“Yang khawatir itu yang baru masuk. Mereka lihat di koran banyak yang ngomong macem-macem nah ini. Jadi yang existing enggak pernah nanya-nanya masalah politik,” jelasnya.

Sumber : economy.okezone.com


Tentang Wiwit Cahyati

I'm Graphic Designer, Programmer