Senin, 5 Februari 2018 09:50:45
Dilihat sebanyak 792 kali

Fakta Yang Terkait Pergantian Gubernur BI

BISNISRIAU– Pergantian Gubernur baru Bank Sentral, Bank Indonesia (BI) akan dilakukan pada pertengahan tahun ini. Banyak pihak yang penasaran, siapa yang akan menjadi Gubernur baru di bank sentral tersebut.

Untuk mengetahui lebih lanjut, ini beberapa fakta terkait pergantian Gubernur baru BI, seperti dirangkum Okezone, Minggu (4/2/2018).

1. Harus Dipercaya Investor

Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, kriteria yang tepat bagi calon Gubernur Bank Indonesia adalah seorang pemimpin yang mampu membangkitkan kepercayaan kepada fundamental perekonomian Indonesia. Pasalnya, kepercayaan investor baik dari domestik maupun internasional memiliki keterikatan kepada fundamental perekonomian.

“Siapa pun yang bisa membuat trust kepada stabilitas moneter di Indonesia, Pak Agus (Gubernur BI Agus Martowardojo) bisa. Jadi trust kepada stabilitas moneter dan currency di Indonesia, itu yang penting,” ujarnya di Gedung BEI, Rabu (31/1/2018).

2. Harus Ada Pertengahan Februari

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menuturkan, Presiden akan menyerahkan usulan nama Gubernur BI pada pertengahan Februari. Hanya saja belum diketahui secara pasti siapa yang akan diusulkan Presiden ke parlemen.

Tak hanya Gubernur BI, Jokowi juga menyerahkan usulan nama Deputi Gubernur BI. Setidaknya, ada tiga nama calon Deputi Gubernur BI yang diberikan Jokowi ke DPR.

Tiga nama tersebut ternyata sudah diajukan terlebih dahulu oleh Presiden. Surat yang berisikan nama calon Deputi Gubernur BI, lanjut Pratikno, sudah sampai ke DPR pada pertengahan Januari.

3. Jaga Stabilitas Keuangan

Agus Martowardojo menyatakan, tidak masalah siapa pun nantinya yang akan memimpin Bank Sentral. Pastinya, pemimpin tersebut harus bisa menjalankan tugasnya dengan baik untuk menjaga stabilitas keuangan Indonesia.

“Kami akan meyakini bahwa nanti seandainya ada transisi, transisinya akan dijalankan dengan baik dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan, stabilitas makro ekonomi dan seluruh bauran kebijakan. BI akan tetap konsisten dari yang lalu, hingga ke depan,” ungkapnya di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (26/1/2018).

4. Jaga Kepercayaan Pasar

Presiden Jokowi menilai masih ada waktu sebelum menyerahkan nama ke DPR. Selain itu, dia juga menjelaskan, yang pasti Gubernur BI baru nanti harus bisa memberikan kepercayaan pasar.

“Tentunya, mengenai hal-hal berkaitan makro ekonomi kita, moneter, inflasi, saya kira kepercayaan publik, kepercayaan pasar sangat diperlukan untuk Gubernur BI. Tapi belum masuk ke saya,” kata dia.

Sumber : okezone.com

About Wiwit Cahyati

I'm Graphic Designer, Programmer